DetikNews
Rabu 10 Oktober 2018, 16:49 WIB

MPR Sebut Masyarakat Rindu Pelajaran Pendidikan Moral Pancasila

Akfa Nasrulhak - detikNews
MPR Sebut Masyarakat Rindu Pelajaran Pendidikan Moral Pancasila Foto: MPR
Jakarta - Permintaan menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR semakin banyak dari berbagai wilayah di Indonesia. Wakil Ketua MPR Mahyudin mengungkapkan bahwa hal itu menandakan rakyat rindu terhadap pendidikan moral dan pemahaman nilai-nilai pancasila yang makin surut.

"Gejala rindunya masyarakat terhadap pendidikan moral Pancasila terlihat dengan makin gencarnya berbagai elemen dan kelompok masyarakat mengajukan permohonan Sosialisasi Empat Pilar MPR, sampai kami kewalahan dan membuat jadwal saking banyaknya permohonan tersebut," ujar Mahyudin, dalam keterangan tertulis, Rabu (10/10/2018).



Dia mengatakan tanpa moral, banyak terjadi ketimpangan sosial yang marak di masyarakat dan sudah menjadi fakta seperti fenomena LGBT, korupsi dan radikalisme. Melihat maraknya ketimpangan moral tersebut, masyarakat Indonesia jengah dan menyadari bahwa bangsa Indonesia mengalami satu kehilangan yang besar yakni pendidikan moral dan pemahaman nilai-nilai Pancasila.

Dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, di aula Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Mahyudin juga menyebut bahwa rakya sangat merindukan kembalinya Pendidikan Moral Pancasila (PMP) diajarkan di sekolah-sekolah. Hal itu untuk membentengi rakyat Indonesia terutama generasi muda dari serbuan ketimpangan moral yang luar biasa merusak.

"Artinya apa, rakyat sebenarnya sangat merindukan apa-apa yang baik di era dahulu seperti pelajaran PMP tersebut. Sebab, Pancasila sebenarnya bukan sesuatu yang didoktrinkan yang diambil dari luar dan dipaksa dimasukkan dalam kepala rakyat Indonesia. Pancasila itu lahir dari jiwa dan karakter rakyat Indonesia sendiri," ujarnya.



Diungkapkan Mahyudin, hilangnya sesuatu yang bernilai di Indonesia memang kesalahan bangsa Indonesia sendiri yang terkadang kurang menghargai nilai bangsa sendiri dan terlalu kagum dengan nilai-nilai asing yang belum tentu bahkan kebanyakan tidak kompatibel dengan pribadi dan karakter rakyat Indonesia.

"Jadi tidak semua yang dari luar itu bagus, inilah tantangan kita bersama-sama menghargai, bangga terhadap nilai-nilai kita sendiri dan menyeleksi nilai-nilai luar baik atau malah merusak," tandasnya.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan tema 'Merawat Persatuan Dalam Keragaman Demi Kedamaian dan Persatuan Bangsa' ini berlangsung selama satu hari hasil kerjasama MPR RI dengan Bina Kesehatan Pemuda Indonesia Kecamatan Babulu.

Kegiatan itu dihadiri perangkat desa Babulu Darat, aparatur desa dan kecamatan serta sekitar 300 lebih masyarakat desa Babulu Darat dan masyarakat sekitar kecamatan Babulu.
(mul/mpr)
mpr
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed