YLKI: PLN Wajib Reduksi 10% Tagihan Listrik Pelanggan

YLKI: PLN Wajib Reduksi 10% Tagihan Listrik Pelanggan

- detikNews
Jumat, 19 Agu 2005 11:26 WIB
Jakarta - Matinya listrik kemarin sudah pasti menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Tanpa diminta, PLN seharusnya otomatis mereduksi 10 persen tagihan listrik pelanggan untuk bulan September."Jadi pada bulan September nanti para pelanggan secara otomatis mendapatkan reduksi sebesar 10 persen dari beban pada pemakai rumah tangga," kata Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi ketika dihubungi detikcom melalui telepon, Jumat (19/8/2005).Kompensasi itu, lanjut dia, sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Disebutkan, maksimal pemadaman listrik hanya tiga jam per bulan. Sementara pada insiden mati listrik kemarin, PLN telah melampaui batas kuota.Lalu jika PLN tak mau memberikan kompensasi? "Kita siap memfasilitasi pelanggan yang dirugikan untuk melakukan class action atau legal standing. Tapi seharusnya, tanpa dituntut pun PLN wajib memberikan kompensasi," cetus Tulus.Sedangkan mengenai desakan pergantian Dirut PLN, dia menilai hal itu belum tepat untuk dilakukan dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di PLN."Memang rasional saja jika ingin mengganti dirut. Namun hal itu tidak menjamin penyelesaian," kata Tulus.Menurut dia, insiden mati listrik kemarin yang terjadi secara mendadak menandakan dua hal utama yang sedang terjadi di PLN saat ini. Pertama, permasalahan pada pasokan yang sedang mengalami krisis. Idealnya beban cadangan sebesar 30 persen, namun sekarang hanya 10 persen. Kedua, transmisi yang sudah cukup tua.Permasalahan PLN, tutur dia, terkait dengan kebijakan dari pemerintah pusat tentang energi yang berdampak pada PLN. Saat ini uang PLN habis untuk membeli BBM yang melonjak harganya."Bayangkan, saat ini 50 persen uang PLN digunakan hanya untuk beli BBM. PLN ini kan industri hilir. Jadi kalau industri hulunya terganggu, maka industri hilirnya juga akan kena," jelas Tulus. (ahm/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini