Pantau di lokasi, Rabu (10/10/2018), penyemprotan tersebut dilakukan dengan melakukan penyemprotan di posko Basarnas Petobo serta sejumlah titik pencarian korban lainnya.
"Ini adalah upaya pencegahan yang kami lakukan agar bakteri dari mayat manusia tidak menyebar sebab penyebarannya sangat mudah yakni bida melaui udara dan lalat atau seranga" kata Petugas Kementerian Kesehatan, Eko Budi.
Petobo merupakan salah satu titik pencarian korban yang dilakukan secara besar-besaran dengan menggunakan unit alat berat.
Berdasarkan data sementara hari ini, petugas Basarnas Posko Petobo telah berhasil mengevakuasi sebanyak 147 jenazah. Sedangkan proses penyemperotan juga masih berlangsung.
Simak Juga 'Korban Tewas Akibat Gempa dan Tsunami Sulteng Capai 2.010 Jiwa':
(rvk/asp)











































