DetikNews
Selasa 09 Oktober 2018, 20:53 WIB

69 Anggota Polda Sulteng Hilang Kontak Sejak Gempa-Tsunami Palu

Audrey Santoso - detikNews
69 Anggota Polda Sulteng Hilang Kontak Sejak Gempa-Tsunami Palu Gedung Mabes Polri (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Polri menyebut Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) kehilangan kontak dengan 69 anggotanya sejak gempa-tsunami melanda Palu dan Donggala. Polri berharap anggotanya yang tak ada kabar hampir dua pekan masih dalam kondisi selamat.

"Belum ditemukan sekitar 69 (personel). Tapi belum kontak lagi nih, apakah 69 itu memang tidak ada atau sedang mengurus keluarganya," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/10/2018).


Setyo menuturkan semula Polda Sulteng hilang kontak dengan lebih banyak lagi anggotanya. Ternyata ponsel milik anggota hilang saat bencana terjadi.

"Karena HP sempat hilang," ujar Setyo.


Kantor Ditlantas Polda Sulteng di Pantai Talise/Jembatan Kuning, Palu, terkena tsunami pada Jumat (28/9) laluKantor Ditlantas Polda Sulteng di Pantai Talise/Jembatan Kuning, Palu, terkena tsunami pada Jumat (28/9) lalu (dok. Istimewa)

Setyo menuturkan Polri akan melakukan deploy atau menyebar personel lainnya untuk menggantikan personel yang masih hilang kontak. Dia berharap mengajak masyarakat untuk mendoakan personel kepolisian di Sulteng yang masih tak jelas nasib dan keberadaannya.

"Ya mungkin nanti kita akan deploy, mungkin akan dipindah ke sana (Sulteng) dulu sementara, atau mungkin nanti kebijakan kapolri, ada rekrutmen dari sana orang-orang Sulteng. Kita doakan saja yang terbaik untuk saudara-saudara kita di Sulteng," ucap Setyo.


Data terakhir yang dicatat Divisi Humas Polri, tambah Setyo, sebanyak 12 personel Polda Sulteng menjadi korban tewas dalam bencana gempa dan tsunami di Palu.

"Yang jelas ini 12 gugur," tutup dia.
(aud/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed