DetikNews
Selasa 09 Oktober 2018, 20:40 WIB

Data dan Fakta Terbaru Gempa dan Tsunami Sulteng

Ibnu Hariyanto - detikNews
Data dan Fakta Terbaru Gempa dan Tsunami Sulteng Kondisi Palu, Sulteng, dari udara. (Ahmad Bill Wahid/detikcom)
Jakarta - Proses evakuasi korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) akan dihentikan pada Kamis (11/10). Sedangkan kelanjutan masa tanggap darurat masih akan dibahas.

Berikut ini data dan fakta terbaru penanganan pasca-gempa dan tsunami yang berdampak di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong yang disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Selasa (9/10).

1. Korban dan kerusakan bangunan

- Korban jiwa: 2.010 orang
Terdiri dari 1.601 orang di Palu, 171 orang Donggala, 222 orang di Sigi, 15 orang di Parigi Moutong dan 1 orang di Pasangkayu, Sulbar.
- Korban luka: 10.679 orang
- Korban hilang: 671 orang
- Pengungsi: 82.775 orang
Sebanyak 74.044 orang tersebar di 112 titik di Sulteng, sedangkan 8.731 orang di luar Sulteng.
- Rumah rusak: 67.310 unit
- Rumah peribadatan: 99 unit
- Fasilitas kesehatan: 20 unit



2. Desa terdampak parah

Ada dua desa di antaranya yang bergeser, yaitu Desa Jono Oge dan Mappanau. Di desa tersebut, bangunan rusak diperkirakan berjumlah 366 unit dan kemungkinan rusak sebanyak 168 unit.


3. Evakuasi korban dan tindak lanjut lokasi terdampak parah

Pelaksanaan evakuasi korban bencana akan dihentikan setelah selesainya waktu tanggap darurat. Selanjutnya lokasi BTN Balaroa, Petobo, dan Jono Oge akan ditutup dan dijadikan ruang terbuka hijau serta menjadi memory park atau tempat bersejarah dan akan dibangun monumen pada lokasi tersebut.

4. Pembangunan hunian sementara

Sutopo menyebut akan dilakukan pembangunan hunian sementara oleh PUPR dan lokasi pembangunan hunian sementara disiapkan bupati serta wali kota. Sedangkan pembangunan hunian tetap akan dilakukan dengan bupati dan wali kota agar menyiapkan lokasi tanah untuk pembangunan rumah masyarakat.



5. Kendala

Dijelaskan Sutopo, masih terdapat kelangkaan pasokan air bersih, MCK, dan BBM Premium bagi para pengungsi serta personel satgas di Kota Palu.

Sedangkan di Donggala, kendala yang dialami selain kelangkaan pasokan air bersih dan BBM adalah tersebarnya pos pengungsian di banyak tempat sehingga cukup menyulitkan distribusi bantuan.

Di Kabupaten Sigi, pasokan listrik disebut Sutopo baru menyala di sebagian titik. Selain itu, terbatasnya kendaraan operasional menjadi kendala pendistribusian logistik.
(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed