DetikNews
Selasa 09 Oktober 2018, 14:42 WIB

BNPB: Kabar Pemda Sulteng Tak Banyak Berperan Itu Tak Benar

Ibnu Hariyanto - detikNews
BNPB: Kabar Pemda Sulteng Tak Banyak Berperan Itu Tak Benar Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho (Arief/detikcom)
Jakarta - Di tengah penanganan gempa dan tsunami Sulteng, muncul kritik untuk Gubernur Sulteng Longki Djanggola dari Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Ngabalin. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan pemda Sulteng hadir sejak awal terjadinya bencana.

"Jadi kalau ada media yang menyampaikan bahwa pemda tidak banyak berperan, itu tidak benar. Sejak kejadian bencana, pemda tetap tegak. Pemerintah pusat dalam hal ini dari berbagai kementerian/lembaga,TNI-Polri, bergerak untuk mendampingi pemerintah daerah. Dan Pak Gubernur menyampaikan, 'Kami selalu hadir bersama semua pihak untuk mempercepat pemulihan keadaan masyarakat'," ujar Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo.

Hal itu disampaikan Sutopo dalam konferensi pers di kantornya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018) siang. Sutopo mengatakan, saat ini di Sulteng, instalasi listrik sudah mulai beroperasi. Begitu juga dengan distribusi bahan bakar minyak.

"Pasar sudah beroperasi, begitu juga tokoh-tokoh sudah mulai buka. Oleh karena itu, Gubernur Sulawesi Tengah juga mengimbau kepada warga yang keluar dari wilayah Sulawesi Tengah segera kembali ke Sulawesi Tengah. Karena mereka sebagian besar juga bekerja di sektor-sektor ekonomi," tutur Sutopo.

Kabar mengenai Gubernur Sulteng tak banyak berperan itu disampaikan Ngabalin. Ngabalin menyampaikannya sebagai tanggapan dari kritik Gerindra terhadap pemerintah yang dianggap lamban menangani gempa Palu.

"Apa Muzani lupa? Yang dibutuhkan itu juga motivasi kalian kepada gubernurnya yang orang Gerindra itu. Dia itu Ketua Gerindra Sulawesi Tengah. Jangan pasif dalam situasi seperti itu," kata Ngabalin.



Longki membantah mentah-mentah dia pasif dalam masa tanggap darurat. "Terima kasih buat Pak Ali. Jangan cuma ngibul saja. Apa indikatornya saya pasif menangani bencana?" kata Longki.

Longki balik mempertanyakan pengetahuan Ngabalin mengenai mekanisme penanganan bencana. Dia meminta Ngabalin langsung bertanya kepada Kepala BNPB Willem Rampangilei, yang terlibat dengannya dalam penanganan pascagempa dan tsunami di Sulteng.

"Tolong klarifikasi ke Kepala BNPB Bapak Willem, yang sejak hari pertama bersama saya di Palu. Dan tolong tanyakan ke juru bicara pemda Sulteng Saudara Haris Karimin, apa saja yang kami sudah lakukan bersama Kepala BNPB dan satgas penanggulangan bencana (sekarang Pankosatgasgappud) Mayjen Tri," ujar Longki.


Simak Juga 'Jumlah Korban Tewas Gempa-Tsunami Sulteng Jadi 1.944 Jiwa':

[Gambas:Video 20detik]



(fjp/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed