Miftahul Jannah Batal Tanding karena Hijab, Ini Kata Ma'ruf Amin

ADVERTISEMENT

Miftahul Jannah Batal Tanding karena Hijab, Ini Kata Ma'ruf Amin

Eva Safitri - detikNews
Selasa, 09 Okt 2018 12:54 WIB
Ketum MUI yang kini jadi cawapres, Ma'ruf Amin (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Judoka Indonesia, Miftahul Jannah, didiskualifikasi di Asian Para Games 2018 setelah menolak melepas hijab saat masuk matras. Calon wakil presiden Ma'ruf Amin menilai aturan di judo harus dipenuhi.

"Itu urusannya dengan panitia," ujar Ma'ruf di gedung MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018).


Ma'ruf tidak banyak menanggapi hal ini. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang.

"Kita serahkan kepada yang punya kewenangan. Kita kan tidak mendahului," ucap Ma'ruf, yang juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).


Ia tidak mempermasalahkan aturan tidak boleh memakai hijab. Jika memang sudah menjadi aturan, jelas Ma'ruf, seluruh peserta harus mengikutinya.

"Ya kalau begitu penegakan aturannya, ya harus dipenuhi, tidak dalam posisi mengatakan sesuatu. Kecuali tidak ada peraturan," katanya.


Miftahul sebelumnya bertanding di JIExpo, Kemayoran, di nomor -52 kg kategori Low Vision, Senin (8/10) kemarin. Miftahul harus menghadapi judoka Mongolia, Oyun Gantulga.

Sebelum memasuki gelanggang berupa matras, Miftahul, yang turun di blind judo, diminta melepas hijab. Tapi dia menolak. Kemudian, dia didiskualifikasi. (dnu/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT