DetikNews
Selasa 09 Oktober 2018, 12:48 WIB

Setelah Jakarta, Ini Jadwal Hari Tanpa Bayangan di Indonesia

Jabbar Ramdhani - detikNews
Setelah Jakarta, Ini Jadwal Hari Tanpa Bayangan di Indonesia Foto: Monas saat hari tanpa bayangan (Samsdhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Hari ini Jakarta mengalami hari tanpa bayangan karena matahari berada di atas garis khatulistiwa. Setelah Jakarta, daerah mana lagi yang akan mengalami fenomena ini?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lewat Twitter-nya mengatakan fenomena hari tanpa bayangan masih bisa dirasakan di beberapa wilayah di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.


Di Jawa, hari tanpa bayangan baru akan terjadi di Semarang pada Kamis (11/10) pukul 11.25 WIB. Sebelas menit kemudian, 11.36 WIB, fenomena ini terjadi di Bandung.

Selanjutnya, pada Jumat (12/5) pukul 11.15 WIB, fenomena hari tanpa bayangan terjadi di Surabaya. Terakhir, hari tanpa bayangan di Jawa terjadi di Yogyakarta pada Sabtu (13/10) pukul 11.24 WIB.


"Untuk daerah Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Papua, sudah lewat yah sob bulan September kemarin, tersisa daerah daerah Bali dan Nusa Tenggara jadwalnya ini," demikian keterangan BMKG seperti dilihat, Selasa (9/10/2018).

Untuk di Mataram, NTB, fenomena ini terjadi pada Senin (15/10) pukul 12.01 Wita. Sedangkan di Denpasar, fenomena ini terjadi pada hari yang sama, pukul 12.05 Wita.

Sementara di Kupang, NTT, fenomena hari tanpa bayangan terjadi pada Sabtu (20/10) pukul 11.30 Wita.


Bayangan tak tampak di sekitar orang yang berjalan kakiBayangan tak tampak di sekitar orang yang berjalan kaki (Samsdhuha Wildansyah/detikcom)

Fenomena ini dikenal juga dengan sebutan kulminasi atau transit atau istiwa. Fenomena ini terjadi ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.

"Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat 'menghilang', karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Karena itu, hari kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan," terang BMKG Kedeputian Bidang Geofisika.

Di Indonesia, fenomena ini akan terjadi dua kali setahun. Sebelumnya, kulminasi terjadi pada Maret 2018 lalu.


Saksikan juga video 'Begini Penjelasan Ilmiah Hari Tanpa Bayangan':

[Gambas:Video 20detik]


(jbr/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed