Salah Tembak Juru Parkir hingga Tewas, 15 Anggota Polsek Diperiksa

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 09 Okt 2018 10:54 WIB
Ilustrasi (raja/detikcom)
Palembang - Seorang juru parkir (jukir) di Palembang, Sumatera Selatan, Ariansyah Saleh (24) tewas setelah menjadi korban salah tembak oknum polisi. Bagaimana ceritanya?

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Ghazali Ahmad menyebut insiden terjadi saat anggota di Polsek Pamulutan, Ogan Ilir, memburu S, salah satu pelaku pembunuhan. Namun karena kondisi ricuh, polisi memberikan tembakan peringatan.

"Kemarin itu anggota Polsek Pamulutan memburu seorang pelaku pembunuhan berinisial S. Tapi saat itu kondisi chaos atau sudah tidak lagi terkendali, anggota beri tembakan peringatan," kata Ghazali saat dikonfirmasi, Selasa (9/10/2018).

Dari tembakan peringatan itu, regu yang dipimpin langsung Kapolsek Pamulutan AKP Zaldi kehilangan buruannya. Dalam kondisi gelap, polisi sempat menyusir di lokasi 7 Ulu, Seberang Ulu 1 Palembang, sebagai lokasi penggrebekan.

Melihat kondisi sudah tak terkendali dan buruannya hilang, Kapolsek bersama tim meninggalkan lokasi. Saat itu polisi tidak menyadari tembakan peringatannya ada yang mengenai seorang warga.

"Anggota tidak tahu kalau ada yang kena tembak, kami sudah sambangi langsung keluarga dan meminta maaf. Kami akan bertanggungjawab, anggota semua saat ini sedang diperiksa Propam," katanya.

"Kalau dari Sprin tugas itu 15 orang ikut turun yang dipimpin langsung Kapolsek. Tapi yang turun hanya 14 orang karena salah satu anggota sakit. Saya akui ada kelalaian dan tidak sesuai SOP. Mereka tak ada koordinasi dengan Polresta dan Polsek wilayah di lokasi penggrebekan," kata Ghazali.

Setelah mendatangi rumah duka dan menyampaikan permohonan maaf, saat ini Polres Ogan Ilir dan Polda Sumatera Selatan marathon mencari oknum yang salah tembak warga itu. Termasuk Kapolsek yang saat ini ikut diperiksa.

"Tetap kita proses, karena kita disitu ada kesalahan ya kita harus minta maaf dan kita sudah minta maaf. Ini kita marathon agar cepat terungkap siapa berbuat apa saat kejadian. Kapolsek ya ikut diperiksa, jadi semua yang turun diperiksa," tutup Ghazali.

Diberitakan sebelumya, korban bernama Ariansyah ditemukan tewas pada Senin (8/10) pagi tidak jauh dari tempat biliard Kelurahan 7 Ulu. Saat ditemukan kondisi leher terdapat luka bekas tembakan.


Simak Juga '10 Tahun Penjara Buat Korban Salah Tangkap':

[Gambas:Video 20detik]

(ras/asp)