Pasukan Israel Serbu Gaza
Jumat, 19 Agu 2005 05:33 WIB
Jakarta - Pasukan Israel menyerbu dua pemukiman Yahudi di jalur Gaza untuk mengusir ratusan pemukim garis keras yang menolak untuk dipindahkan. Polisi menghadapi perlawanan keras dari para aktivis yang memasang barikade dengan kawat berduri di Kfar Darom.Di hari kedua evakuasi, pasukan Israel juga mengusir keluar para pemrotes yang berada dalam pemukiman Yahudi dekat Neve Dekalim, yang merupakan pemukiman Yahudi terbesar di Gaza.Israel menarik mundur para pemukim Yahudi itu yang telah menduduki wilayah Gaza itu pada tahun 1967 yang merupakan milik warga Palestina. Konfrontasi di Kfar Darom, salah satu pemukiman di Gaza, adalah yang terbesar selama dua hari terakhir. Kfar Darom adalah pemukiman kecil di Gaza pusat, dimana perlawanan keras dilakukan oleh para pemukim Yahudi melawan tentara Israel yang berupaya mengusir mereka dari Gaza. Polisi yang tidak dilengkapi persenjataan memasuki sinagoga (pemukiman Yahudi) terlebih dahulu, sebelum pasukan anti huru hara kemudian diterjunkan ke atas sinagoga. Ratusan pemrotes tetap bertahan di balik kawat berduri, serta melempari pasukan Israel dengan pasir dan benda-benda cair. Mayor Jenderal Dan Harel, Komandan wilayah Gaza seperti dikutip kantor berita BBC, Jumat (19/8/2005) mengatakan akan menyelesaikan evakuasi di Kfar Darom sebelum hari Jumat. "Saling pengertian akan sangat dibutuhkan, jika tidak, kami akan tetap mengusir para pemukim," ucapnya.Sebelumnya, tentara Israel berhasil membersihkan sinagoga di Neve Dekalim. Suara-suara teriakan dan nyanyian yang dilakukan para demonstran saat tentara Israel memasuki tempat tersebut. Namun tidak ada aksi kekerasan saat para pemukim dan pendukungnya ditarik keluar satu persatu, meski sebagian dari mereka tampak menangis dan berteriak keras.Para pemukim garis keras juga berhasil dievakuasi dari pemukiman di Shirat Hayam dan Kfar Yam. Polisi di Kfar Yam mengatakan mereka berhasil menghindarkan bentrokan dengan dengan kelompok pemukim bersenjata yang mengancam akan melepaskan tembakan jika tentara Israel berupaya memindahkan mereka. Namun kekerasan tidak terjadi setelah dilakukan pembicaraan antara kedua belah pihak.
(mar/)











































