Bakar Lahan, 72 Perusahaan di Riau Bakal Diusut

Bakar Lahan, 72 Perusahaan di Riau Bakal Diusut

- detikNews
Jumat, 19 Agu 2005 06:42 WIB
Pekanbaru - Kebakaran lahan dan hutan di Riau yang mencapai puluhan ribu hektar ternyata dalam wilayah 72 perusahaan di Riau. Pemerintah akan menyelidiki puluhan perusahaan itu."Kita akan melakukan penyelidikan sebab terbakarnya lahan-lahan milik perusahaan itu. Kita sudah membentuk 10 tim penyidik pegawai negeri sipil dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup untuk menyelidiki masalah itu," kata Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Riau Khairul Zainal kepada detikcom di Pekanbaru, Jumat (19/8/2005).Sebagian besar lahan yang terbakar justru berada di areal perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit. Ada dugaan, pembakaran itu unsur kesengajaan yang tentunya melibatkan komponen masyarakat. "Yang kita lihat di lapangan, begitu lahan yang terbakar sudah dibersihkan langsung ada pengiriman bibit-bibit kelapa sawit yang dipasok dalam skala besar," katanya.Kendati yang melakukan pembakaran merupakan warga, namun dalang pembakaran justru pemilik lahan atau pihak perusahaan. Sistem pembakaran ini dilakukan, untuk memangkas biaya pembersihan dengan cara penimbunan pohon-pohon yang sebelumnya telah ditumbangi. Dengan pembakaran baik masyarakat maupun pihak perusahaan bisa menghemat biaya pembersihan lahan. "Cara-cara semacam inilah, yang saban tahun terus menerus terjadi di Riau," tandas Khairul.Khairul juga menyangkan keteledoran pihak Pemerintah Kabupaten yang ada di Riau. Padahal, jauh hari sebelum musim kemarau tiba, telah ada surat edaran dari gubernur, agar masing-masing kabupaten waspada akan aktivitas pembukaan lahan baik oleh perusahaan maupun perorangan.Tapi intruksi itu seakan tidak berjalan efektif. Karena tidak ada antisipasi sejak awal, akhirnya terjadi masalah seperti sekarang ini. "Kalau kawasan lahan sudah banyak yang terbakar, tentulah sangat sulit untuk dilakukan pemadaman," tuturnya.Dia juga menjelaskan, empat hari yang lalu jumlah titik api sempat menurun menjadi 54 titik api. Hal itu dimungkinkan karena di sejumah kawasan di Riau sempat turun hujan. Namun saat ini jumlah titik kembali bertambah mencapai 200 titik api. Titik-titik ini tersebar di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Dumai, Pelelawan, Siak, dan Indragiri Hilir. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads