DetikNews
Senin 08 Oktober 2018, 20:09 WIB

KPK: 10 Proyek Diidentifikasi Terkait Suap Wali Kota Pasuruan

Haris Fadhil - detikNews
KPK: 10 Proyek Diidentifikasi Terkait Suap Wali Kota Pasuruan Wali Kota Pasuruan ketika ditahan KPK. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK mengidentifikasi 10 proyek terkait dugaan suap kepada Wali Kota Pasuruan nonaktif Setiyono. Namun KPK tak merinci detail proyek-proyek tersebut.

"Ada lebih dari 10 proyek yang sedang kami cermati dan identifikasi apakah ada atau tidak aliran dan sebagai fee proyek terhadap Wali Kota," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018).

Selain itu, Febri mengatakan KPK telah mengidentifikasi siapa saja yang dimaksud 'trio kwek-kwek' dalam kasus ini. Ketiganya juga bakal diperiksa dalam kasus ini.

"KPK sudah mengidentifikasi siapa saja 3 orang yang diduga sebagai perpanjangan tangan dari wali kota. Akan kami periksa untuk melihat proyek apa saja yang mereka kelola dan sejauh mana wali kota mendapatkan fee," kata Febri.
Dalam perkara ini, Setiyono diduga menerima suap terkait proyek pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkot Pasuruan, yaitu proyek belanja modal gedung dan bangunan pengembangan Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM).

Setiyono diduga menggunakan tangan Dwi Fitri Nurcahyo selaku Plh Kadis PU Kota Pasuruan dan Wahyu Tri Hardianto selaku staf Kelurahan Purutrejo untuk menerima uang dari satu orang pihak swasta sebagai pemberi suap atas nama Muhamad Baqir. Keempatnya ditetapkan KPK sebagai tersangka.

Untuk proyek itu, Setiyono mendapatkan jatah 10 persen dari nilai kontrak sebesar Rp 2.210.266.000. Selain itu, ada permintaan 1 persen untuk pokja sebagai tanda jadi.
(haf/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed