Pengadaan Persenjataan TNI Tak Tergantung Satu Negara
Kamis, 18 Agu 2005 23:03 WIB
Jakarta - Bagi TNI tak jadi soal kalau Amerika Serikat (AS) tak juga mencabut embargo senjatanya. Soalnya, TNI tidak tergantung pada satu negara dalam pengadaan alat utama sistem persenjataan (Alutista). Penegasan itu disampaikan Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto. "Pada prinsipnya kita tidak ingin tergantung pada negara mana pun. Kalau AS mau segera mencabut embargo, itu Ok. Kita terima hasilnya. Kalau tidak itu hak mereka," kata Endriartono di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/8/2005). Endriartono juga menanggapi soal repowering terhadap alutista. Menurutnya, hal itu merupakan alternatif jika embargo tidak dapat dicabut. "TNI berupaya untuk tetap menggunakan spare part yang ada. Itu pun kalau tidak ada, kita cari alternatif lain, toh F16 (pesawat jet-red) kita itu juga sudah lama dan tua," katanya.Endriartono persenjataan TNI bisa didapatkan dari mana saja, dan tidak tergantung kepada AS. "Bisa dari Cina, Rusia, Yugoslavia ataupun Polandia," kata Panglima.
(mar/)











































