RS dan Puskesmas di Sulteng Mulai Beroperasi

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Senin, 08 Okt 2018 14:58 WIB
Hotel Roa Roa, Palu, hancur diguncang gempa. (Ray Jordan/detikcom)
Jakarta - Satgas Penanggulangan Bencana Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) menyebut 60 persen puskesmas di wilayah terdampak bencana sudah beroperasi. Sejumlah rumah sakit juga mulai beroperasi.

"Puskesmas sekarang sudah berfungsi 60 persen, sedangkan rumah sakit sudah hampir 16 rumah sakit berfungsi. Memang fungsinya belum maksimal, tapi secara sistem sudah berjalan seperti yang kita harapkan," kata Dansatgas Kesehatan Laksma TNI dr IDG Nalendra kepada wartawan di Bandara Mutiara SIS Aljufri, Palu, Senin (8/10/2018).

Kendala yang dihadapi saat ini adalah terbatasnya SDM. Namun Satgas mengerahkan relawan untuk menutupi kekurangan tersebut.





"Jadi kendalanya hanya SDM lokal, tapi kita tutupi dengan relawan yang berdatangan begitu banyak dengan membawa alat-alat medis," ujarnya.

Selain itu, bantuan obat-obatan yang akan disalurkan untuk pengungsi juga akan diperiksa terlebih dulu. Itu dilakukan agar tak ada obat kedaluwarsa yang sampai ke masyarakat.

"Kementerian Kesehatan sudah menyeleksi, direktur bidang farmasi juga sudah menyeleksi obat-obatan yang masuk dari luar negeri di Balikpapan. Sedangkan di sini masih ada farmasi-farmasi itu akan tetap lihat kedaluwarsanya, layak atau tidak obat itu dikonsumsi masyarakat," ujarnya.


Simak Juga 'Bandara Palu Beroperasi Terbatas untuk Pesawat Bawa Bantuan':

[Gambas:Video 20detik]


(abw/fdn)