Prabowo menyatakan orang yang memintanya untuk tak bicara keras merupakan pendukungnya. Awalnya Prabowo mengungkap banyak pihak yang menuding dirinya haus kekuasaan.
"Ada yang sengaja datang ke saya memberi saran Pak Prabowo kalau pidato jangan keras-keras, dan dia orang baik, dia pendukung saya, jadi saya bicara itu yang sejuk, pelan-pelan," kata Prabowo saat menghadiri acara tasyakuran Ponpes di Jl Sukabumi, Cianjur, Minggu (2/10/2018) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Fahri: Waktunya Prabowo Tampil Lebih Kalem |
Pernyataan Prabowo ini senada dengan apa yang disampaikan Fahri Hamzah hari ini. Ia berpendapat memang lebih baik Prabowo tampil lebih tenang.
"Sekarang waktunya Pak Prabowo tampil lebih kalem, karena anak buahnya ini harus bergerak sesuai dengan mandat Pak Prabowo," ujar Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/10).
Fahri bahkan juga memberikan saran untuk Prabowo. Ia meminta Ketum Gerindra itu fokus bekerja dan mendorong Prabowo lebih banyak tampil di hadapan publik.
"Kerja saja tunjukan, bahwa apabila Pak Prabowo jadi presiden keadaan lebih baik, rakyat akan lebih bahagia, sejahtera itu saja tunjukkin. Pak Prabowo harus makin konseptual," kata dia.
Pernyataan dua tokoh itu saling berkesinambungan. Ini membuat tanda tanya, apakah pihak yang dimaksud Prabowo adalah Fahri Hamzah?
Meski begitu, anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade membuat pernyataan berbeda. Ia menuding pihak yang melarang sang ketum bicara keras jutru datang dari kubu sebelah, yang artinya lawan politik mereka. Di Pilpres 2019, Prabowo-Sandiaga Uno berhadapan dengan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
"Kubu sebelah pasti yang minta, ada seseorang yang lobi Pak Prabowo tidak keras-keras. Sekarang juga Pak Prabowo jangan bicara ekonomi. Jangan bicara soal ketampanan," sebut Andre.
Pernyataan Andre menimbulkan reaksi dari kubu Jokowi-Ma'ruf Amin. Ketum PKB Muhaimin Iskandar meminta Prabowo membuka identitas pihak yang memberikan larangan padanya agar tak menimbulkan polemik.
"Kalau ada tolong Pak Prabowo tunjuk orangnya, nanti saya akan laporkan ke Pak Jokowi supaya tidak ada lagi hal-hal semacam itu," tegas Cak Imin.
Simak Juga 'Prabowo: Ada yang Minta Saya Pidato Jangan Keras-keras':
(elz/tor)











































