Ruko Terbakar, Satu Keluarga di Aceh Tewas

Ruko Terbakar, Satu Keluarga di Aceh Tewas

Agus Setyadi, Datuk Haris Molana - detikNews
Minggu, 07 Okt 2018 12:50 WIB
Ruko Terbakar, Satu Keluarga di Aceh Tewas
Foto: Dok Polsek Pereulak/ Istimewa
Banda Aceh - Satu unit minimarket di ruko yang ada di Desa Lhok Dalam,Peureulak, Aceh Timur, Aceh terbakar. Akibatnya, satu keluarga pemilik ruko tersebut meninggal dunia karena terjebak di tengah kobaran api.

Insiden kebakaran itu terjadi pada Minggu (7/10/2018) dinihari tadi. Sekeluarga yang menjadi korban yaitu Zulfikar (31) beserta istrinya, Meli Mastura, (23) dan putranya, Mulkam El Azhar (1,5). Dua korban ditemukan meninggal dunia di lantai satu toko sementara Zulfikar ditemukan tergeletak di lantai dua.

Kapolsek Peureulak Polres Aceh Timur AKP Simson Purba, mengatakan, kebakaran tersebut terjadi diduga akibat arus pendek listrik. Polisi yang menerima laporan adanya insiden tersebut meluncur ke lokasi dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tiga unit armada pemadam kebakaran selanjutnya dikerahkan ke lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika proses pemadaman api berlangsung, polisi mendapat laporan dari masyarakat tentang ketiga korban yang masih berada di dalam. Selanjutya, polisi bersama warga melakukan pengecekan.

"Ketiga jenazah korban ditemukan oleh warga yang masuk setelah mendobrak pintu minimarket tersebut. Ketiga jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak," kata Simson.

Kemudian, petugas bersama masyarakat berusaha masuk melalui pintu depan. Tapi tidak bisa, dan merekapun berusaha masuk melalui pintu belakang dengan cara didobrak. Saat pintu terbuka, ditemukan Zulfikar, istri dan anaknya tergeletak di lantai dalam kondisi meninggal dunia. Ketiganya langsung di bawa ke Rumah Sakit Pereulak.



"Dugaan sementara timbulnya asap dikarenakan arus pndek listrik (korsleting). Akibat kejadian itu ketiganya meninggal karena kehabisan oksigen terjebak di dalam kamar yg dipenuhi asap tebal dan kobaran api yang mulai mnjalar," sebut Simson.

"Saat ini lokasi kebakaran sudah diberikan garis polisi. Kita juga sedang memeriksa sejumlah saksi- saksi. Atas kejadian ini, tiga orang meninggal dunia dan kerugian diperkirakan mencapai Rp 700 juta," tambah Simson. (fjp/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads