Wiranto: 1.648 Jenazah Korban Gempa-Tsunami Sulteng Dimakamkan

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 05 Okt 2018 21:21 WIB
Pantai Taipa di kawasan pesisir Mamboro, Palu Utara, Sulteng, porak poranda setelah diterjang gempa dan tsunami. (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Menko Polhukam Wiranto menyebut total 1.648 jenazah dari Palu, Donggala, dan Sigi, Sulteng, sudah dimakamkan. Wiranto meminta penanganan terhadap korban meninggal dilakukan dengan cepat.

"Jadi 1.648 jenazah itu yang dimakamkan, yang masih hilang 563 dan yang tertimbun ini ada 162 jiwa. Nah, yang tertimbun ini kan perlu digali, perlu diidentifikasi dulu," ujar Wiranto di Kemenko Polhukam, Jl Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (5/10/2018).

Wiranto menginstruksikan agar pemakaman korban meninggal segera dilakukan.




"Tapi kita sudah memerintahkan, jangan ada mayat yang disimpan lagi, nanti bisa timbulkan penyakit. Juga banyak jenazah yang tidak (dimakamkan) di kuburan massal, karena diminta keluarganya," sambungnya.

Pencarian korban sampai H+7 gempa, ditegaskan Wiranto, masih dilaksanakan. Wiranto juga berkoordinasi dengan pemda dan tokoh masyarakat setempat terkait dengan batas waktu pencarian.

"Ini telah dilakukan kordinasi dengan pemda, pemuka agama, dan pemuka masyarakat, kapan pencarian jenazah dihentikan. Lalu diputuskan kapan daerah itu dijadikan makam massal," tuturnya. (fdn/fdn)