Beri Kuliah Umum, Zulkifli Hasan Ajak Mahasiswa Selalu Upgrade Diri

Beri Kuliah Umum, Zulkifli Hasan Ajak Mahasiswa Selalu Upgrade Diri

Robi Setiawan - detikNews
Jumat, 05 Okt 2018 18:14 WIB
Beri Kuliah Umum, Zulkifli Hasan Ajak Mahasiswa Selalu Upgrade Diri
Foto: Dok. MPR
Bogor - Generasi muda Indonesia, termasuk mahasiswa, yang berkualitas adalah yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, agar Indonesia maju, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi saja tidaklah cukup.

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan kualitas intelektual harus sejalan dengan kualitas moral dan karakter yang sesuai dengan nilai luhur bangsa dan Pancasila. Jika keduanya berpadu, akan muncul sumber daya manusia bangsa yang mampu membuat perubahan.

"Generasi muda, apalagi mahasiswa, harus mampu mengenyam pendidikan tinggi, karena masih banyak generasi muda Indonesia yang tidak mampu menikmati pendidikan tinggi. Generasi yang mampu menempuh pendidikan tinggi harus selalu meng-upgrade diri, selalu meningkatkan nilai tambah lebih dari yang lain di atas rata-rata sehingga nilai 'jual' akan lebih dihargai tinggi," ujar Zulkifli dalam keterangan tertulis, Jumat (5/10/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut diungkapkan Zulkifli saat memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa dan mahasiswi berbagai fakultas Universitas Ibnu Khaldun (UIKA), di aula UIKA, Bogor, Jawa Barat.

Zulkifli mengatakan memunculkan karakter yang berkualitas dapat dilakukan dengan memahami nilai-nilai luhur bangsa. Dalam implementasinya, nilai-nilai tersebut antara lain berusaha keras memahami diri dan meyakinkan diri bahwa kesuksesan atau keberhasilan dan keterpurukan dalam hidup itu adalah pilihan, tidak menyalahkan takdir, apalagi menyalahkan orang tua dan kemiskinan.


Dirinya meminta generasi muda mahasiswa mulai memperbaiki diri sendiri dulu dengan cara belajar yang rajin dan giat. Lalu sering-sering melakukan observasi, yakni dengan apa yang dimiliki sekarang mampu menghasilkan yang luar biasa.

Manurutnya, selain observasi diri, generasi muda harus banyak membaca literatur dan sejarah orang-orang sukses, juga sering mengikuti kuliah-kuliah umum, seminar-seminar, serta diskusi-diskusi yang membahas kesuksesan seseorang, atau pengetahuan lainnya.

"Intinya, sekali lagi, kesuksesan dan keberhasilan adalah sebuah pilihan. Jika ingin berhasil rajinlah. Tapi jika ingin gagal, bermalas-malasanlah. Namun, jika dalam upaya keras masih menemui hambatan, jangan lantas menyalahkan keadaan, kemiskinan, atau menyalahkan orang tua. Sekali lagi perbanyak observasi, amati, dan pelajari perilaku orang-orang sukses," terangnya.

(idr/idr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini