DetikNews
Jumat 05 Oktober 2018, 11:16 WIB

Wali Kota Pasuruan Pakai Jasa 'Trio Kwek Kwek' untuk Atur Proyek

Ibnu Hariyanto - detikNews
Wali Kota Pasuruan Pakai Jasa Trio Kwek Kwek untuk Atur Proyek Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Wali Kota Pasuruan Setiyono tidak memakai tangan sendiri untuk mengatur proyek hingga meminta fee. Total ada 3 orang kepercayaan Setiyono untuk urusan itu.

"Diduga proyek-proyek di lingkungan Pemkot Pasuruan telah diatur oleh Wali Kota melalui 3 orang dekatnya dan ada kesepakatan commitment fee rata-rata antara 5 sampai 7 persen untuk proyek bangunan dan proyek pengairan," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (5/10/2018).
Alex tidak menyebutkan nama 3 orang dekat Setiyono itu. Namun dia mengatakan ada istilah yang diberikan Setiyono kepada 3 orang dekatnya itu.

"Menggunakan istilah 'Trio Kwek Kwek'," ucap Alex.

Dalam perkara ini, Setiyono diduga menerima suap terkait proyek pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkot Pasuruan, yaitu proyek belanja modal gedung dan bangunan pengembangan Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM).




Setiyono diduga menggunakan tangan Dwi Fitri Nurcahyo selaku Plh Kadis PU Kota Pasuruan dan Wahyu Tri Hardianto selaku staf kelurahan Purutrejo untuk menerima uang dari satu orang pihak swasta sebagai pemberi suap atas nama Muhamad Baqir. Keempatnya ditetapkan KPK sebagai tersangka.

Untuk proyek itu, Setiyono mendapatkan jatah 10 persen dari nilai kontrak sebesar Rp 2.210.266.000. Selain itu, ada permintaan 1 persen untuk pokja sebagai tanda jadi.


Simak Juga 'Wali Kota Pasuruan Keciduk KPK, Ruang Kerjanya Disegel':

[Gambas:Video 20detik]



(ibh/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed