Jubir Kemlu hingga Eks Pimpinan MPR Ditetapkan Jadi Dubes RI

Jubir Kemlu hingga Eks Pimpinan MPR Ditetapkan Jadi Dubes RI

Tsarina Maharani - detikNews
Kamis, 04 Okt 2018 20:25 WIB
Daftar calon Dubes RI/Foto: Tsarina Maharani-detikcom
Daftar calon Dubes RI/Foto: Tsarina Maharani-detikcom
Jakarta - Komisi I DPR selesai menggelar rapat pleno menindaklanjuti hasil uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 22 calon Duta Besar (Dubes) RI. Hasilnya, Komisi I secara aklamasi menyetujui 22 nama tersebut.

"10 poksi menyepakati secara aklamasi bahwa komisi I berpendapat bahwa seluruh calon dubes, sebanyak 22 calon dubes, layak untuk ditugaskan sesuai dengan negara penempatannya," kata anggota Komisi I F-Golkar, Meutya Hafid kepada wartawan, Kamis (4/10/2018).

Dari 22 nama itu, di antaranya terdiri dari juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir hingga anggota Komisi III DPR Hasrul Azwar. Selain itu, eks Wakil Ketua MPR Hajriyanto Thohari juga masuk dalam daftar calon Dubes.





Uji kepatutan dan kelayakan dilaksanakan sejak Selasa (2/10). Dalam uji itu, Komisi I DPR banyak memberikan arahan dan bekal bagi para calon Dubes.

Berikut daftar lengkap 22 Dubes RI dan penempatannya:

1. Abdul kadir Jaelani untuk Kanada merangkap ICAO, berkedudukan di Ottawa

2. Abdurachman Hudiono Dimas Wahab untuk Republik Hungaria, berkedudukan di Budapest

3. Al busyra Basnur untuk Republik Demokratik Federal Etiopia merangkap Republick Djibouti dan African Union, berkedudukan di Addis Ababa

4. Adriana Supandy untuk Papua Nugini merangkap Kepulauan Solomon, berkedudukan di Port Moresby

5. Arrmanatha Christiawan Nasir untuk Republik Perancis merangkap Kepangeranan Andorra Keharyapatihan Monaco dan UNESCO, berkedudukan di Paris

6. Berlian Napitupulu untuk Republik Demokratik Korea, berkedudukan di Pyongyang

7. Cheppy T Wartono untuk Republik Meksiko Serikat merangkap Belize, Republik El Savador, dan Republik Guatemala, berkedudukan di Mexico City

8. Dewa Made Juniarta Satrawan untuk Republik Zimbabwe merangkap Republik Zambia, berkedudukan di Harare

9. Edy Yusup untuk Republik Federasi Brasil, berkedudukan di Brasilia

10. Hajriyanto Thohari untuk Republik Lebanon, berkedudukan di Beirut

11. Hasrul Azwar untuk kerajaan Maroko merangkap Republik Islam Mauritania, berkedudukan di Rabat

12. Julang Pujianto untuk Republik Suriname merangkap republik Guyana, berkedudukan di Paramaribo

13. Kenssy Dwi Ekaningsih untuk Republik Ceko, berkedudukan di Praha

14. Lalu Muhammad Iqbal untuk Republik Turki, berkedudukan di Ankara

15. Mahendra Siregar untuk Amerika Serikat, berkedudukan di Washington DC

16. M Chandra Widya Yudha untuk Republik Serbia merangkap Montenegro, berkedudukan di Beograd

17. Muhammad Anshor untuk Republik Chile, berkedudukan di Santiago

18. Siti Nugraha Mauludiah untuk Republik Polandia, berkedudukan di Warsawa

19. Sunaryo Kartadinata untuk Republik Uzbekistan merangkap Republik Kirgizstan, berkedudukan di Tashkent

20. Tri Tharyat untuk Kuwait, berkedudukan di Kuwait City

21. Usra Hendra Harahap untuk Republik Federal Nigeria, merangkap Benin, Republika Burkina Faso, Republik Gabon, Republik Ghana, Republik Khamerun, Republik Kongo, Republik Liberia, Republik Niger, Republik Demokratik Sao Tome dan Principe, Republik Togo, dan ECOWAS, berkedudukan di Abuja

22. Wajid Fauzi untuk Republik Arab Suriah, berkedudukan di Damaskus (tsa/fdn)