DetikNews
Kamis 04 Oktober 2018, 17:15 WIB

Viral Polisi Tetap Jalan Saat Matanya Tertancap Anak Panah

Wilpret Siagian - detikNews
Viral Polisi Tetap Jalan Saat Matanya Tertancap Anak Panah Ilustrasi polisi (Grandyos Zafna/detikcom)
Jayapura - Seorang anggota Brimob, Brigpol Dolfis Wambonggo (42), terluka akibat melerai perang antarwarga di Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (2/10). Video Dolfis yang terluka akibat terkena anak panah jadi viral di media sosial.

Dolfis terkena anak panah persis di mata kanan, tapi dia masih tetap bertahan. Hingga Kamis (4/10/2018), dia masih berada di RS Bhayangkara Polda Papua, Jayapura.

Dalam video yang jadi viral di medsos terlihat anggota Brimob Polda Papua itu tetap berjalan meskipun anak panah tertancap di matanya. Kondisi itu menimbulkan pertanyaan dari netizen.

"Memang benar (video itu), saat ini Brigpol. Dolfis Wambonggo masih terbaring di ICU RS Bhayangkara, Polda Papua, di Jayapura dengan kondisi anak panah masih tertancap di mata," kata Direktur RS Bhayangkara Polda Papua, AKBP Heri Budiono, kepada wartawan di RS Bhayangkara.



Dia menjelaskan Dolfis saat ini sedang ditangani secara intensif di ruang ICU RS Bhayangkara Polda Papua. Rencananya, Dolfis juga akan dirujuk ke RS Polri di Jakarta.

Heri menambahkan anak panah yang berada di mata Dolfis tidak dicabut. Alasannya, bila dicabut, hal itu akan mempengaruhi rongga mata.



"Dari hasil pemeriksaan CT scan dan pemeriksaan klinis, anak panah menancap di rongga orbita mata sedalam 7,6 cm, namun bola mata masih tetap utuh, meskipun kemampuan fisus (fungsi penglihatan) sudah minimal. Jadi penanganan yang kita lakukan fokus untuk fisus," jelas Heri.

"Untuk pengobatan yang lebih intensif, Brigpol Dolfis Wambanggo akan dirujuk ke Rumah Sakit Polri Jakarta," sambungnya.

Dalam peristiwa perang antarwarga itu, 2 anggota Polri mengalami luka berat, yakni AKP Amon Rumayari (Kasat Lantas Polres Pegunungan Bintang) yang mengalami luka di paha kanan, dan anggota Brimob Brigpol Dolfis Wambonggo, yang mengalami luka di mata kanan.




Tonton juga 'Bentrokan Warga di Oksibil Papua, Puluhan Rumah Terbakar':

[Gambas:Video 20detik]


(rvk/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed