DetikNews
Kamis 04 Oktober 2018, 10:24 WIB

Pemprov DKI Sebut Masalah Honor Penari di Asian Games Selesai

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Pemprov DKI Sebut Masalah Honor Penari di Asian Games Selesai Ilustrasi tarian di pembukaan Asian Games Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Honor untuk siswa yang menjadi penari di Asian Games sempat jadi polemik. Dinas Pendidikan DKI mengatakan sudah memanggil semua kepala sekolah dan persoalan tersebut dinilai sudah selesai.

"Sudah clear, kami sudah panggil para kepala sekolah," kata Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Bowo Irianto, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (4/10/2018).


Bowo menjelaskan uang yang diberikan oleh panitia pelaksana Asian Games Inasgoc bukan honor tapi uang operasional. Menurutnya, hal tersebut sudah tertulis pada perjanjian tertulis.

"Memang saat kami lihat dari MoU-nya bunyinya adalah biaya operasional. Tidak ada sebut disitu biaya honor penarinya," jelas Bowo.

Bowo mengatakan kejadian tersebut akan menjadi evaluasi bersama. Bila siswa diminta kembali jadi penari di Asian Para Games, Bowo meminta uang dari panitia langsung masuk ke rekening siswa.



"Seandainya di Asian Para Games ini ada juga pola itu kami sudah minta sebaiknya masuk langsung ke rekening peserta didik sehingga semuanya dikelola oleh peserta didik," paparnya.

Inasgoc sebelumnya mengalokasikan jumlah uang operasional yang diberikan sesuai kontrak yang sudah dibuat dan uang operasional tersebut digunakan untuk mendukung persiapan dan latihan para penari baik yang dilakukan di sekolah, stadion, atau di tempat lain.

Besarnya disebutkan US$ 15 atau sekitar Rp 200.000. Mekanismenya adalah panitia melakukan pembayaran melalui transfer bank ke rekening sekolah asal penari.
(fdu/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed