Ekonomi Palu Bergeliat, Pasar Tradisional Mulai Hidup

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Kamis, 04 Okt 2018 09:57 WIB
Foto: Pasar di Palu mulai beroperasi (Opik-detik)
Palu - Ekonomi Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), berangsur-angsur sudah mulai bergeliat. Pasar induk pun tekah buka, serta toko-toko kelontong perlahan-lahan mulai bertransaksi dengan warga.

Salah satu contohnya adalah beroperasinya kembali Pasar Inpres Manonda di Palu Barat. Pasar tradisional ini sempat tutup saat gempa 7,4 magnitudo menghantam Palu.

"Alhamdulillah karena saya rasa juga sudah mulai baik ini kota," kata salah seorang pedagang kebutuhan pokok , Ahmad di Palu, Kamis (4/10/2018).



"Orang-orang jugakan kasian kadang ada yang mau belanja-belanja untuk dapurnya, untuk persiapan di tenda-tenda atau tempat pengungsiannya makanya kita mulai buka lagi," sambungnya.

Dia menyebut dirinya telah mendapatkan imbauan dari pemerintah setempat untuk membuka kembali lapaknya di pasar Manonda ini. Para pedagang yang diminta berjualan khususnya kebutuhan pokok.



"Dua hari lalu sudah ada saya dapat informasi itu dari media, dari tim itu yang penyelamat-penyelamat juga kalau kondisinya katanya sudah mulai aman," terangnya.

Syamsul (47) , yang juga berjualan kebutuhan pokok malah mengaku telah berjualan 2 hari yang lalu. Dia pun memperdagangkan barangnya dengan harga standar kepada konsumen.

"Sudah terbiasa kita kalau gempa-gempa kecil tapi karena kita rasa kemarin itu sudah mulai baik pas sudah tsunami, kita jualan saja kembali," tambah pedagang ikan kering ini.

Setelah pasar ini dibuka sejak pagi tadi, terlihat banyak penduduk yang mulai berdatangan untuk berbelanja. Meski tidak semua toko di pasar itu buka, tetapi telah mulai memenuhi kebutuhan masyarakat.



Sementara itu, toko-toko kelontong di beberapa lokasi di Kota Palu juga telah buka. Meski tidak buka sepenuhnya, tetapi mereka tetap melayani konsumen.

"Kita buka pintu sedikit. Kalau ada yang mau berbelanja silahkan tapi tidak lama karena masih trauma soal ada penjarahan," terang Musfata di Jalan Juanda, Palu.

Namun, dia menyebut barang-barang yang ada di tokonya sudah mulai menipis. Dirinya mengaku akan segera berbelanja ke pasar terdekat.



Saksikan juga video 'Mereka yang Gigih Mencari Buah Hatinya di Reruntuhan Gempa':

[Gambas:Video 20detik]

(fiq/rvk)