Ungkapan Maaf dan Air Mata Ratna Sarumpaet

Ungkapan Maaf dan Air Mata Ratna Sarumpaet

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 03 Okt 2018 20:35 WIB
Ungkapan Maaf dan Air Mata Ratna Sarumpaet
Ratna Sarumpaet (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Ratna Sarumpaet menitikkan air mata. Ucapan maaf tidak henti-hentinya disampaikan dengan harapan dapat menebus kebohongannya.

Berawal dari viralnya foto wajah Ratna yang bengkak pada Selasa, 2 Oktober 2018. Foto itu diiringi kabar penganiayaan yang disebut dialami Ratna pada 21 September 2018 di sekitar Bandara Husein Sastranegara, Bandung.




SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Urusan penganiayaan itu pun mau tak mau bergeser ke politik ketika Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan Ratna. Tak ketinggalan, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang juga mendengar curahan hati Ratna yang mengaku dianiaya.

Hingga akhirnya kepolisian turun tangan melakukan penyelidikan. Polisi menemukan fakta, Ratna berada di sebuah rumah sakit bedah di Jakarta pada tanggal 21 September 2018, yang diakui Ratna sebagai tanggal kejadian penganiayaan.

Fakta yang didapat polisi didukung berbagai data, termasuk rekaman CCTV hingga register nama Ratna di rumah sakit itu. Namun polisi tidak secara gamblang menyampaikan apa yang dilakukan Ratna pada saat itu.

Selang beberapa jam, Ratna akhirnya muncul. Dia membongkar sendiri kebohongan yang diciptakannya sendiri. Dia mengaku berbohong kepada anaknya saat itu tentang muka lebamnya bukan sebagai hasil sedot lemak, tetapi sebagai korban penganiayaan.

Kebohongan Ratna beranak pinak sampai-sampai Prabowo membelanya. Ratna pun tak kuasa menahan air matanya.




"Saya dengan sangat memohon maaf kepada Pak Prabowo yang kemarin dengan tulus membela saya, membela kebohongan yang saya buat," ucap Ratna dalam jumpa pers di kediamannya.

"Saya meminta maaf kepada semua pihak yang selama ini mungkin dengan suara keras saya kritik dan berbalik ke saya. Kali ini saya pencipta hoax," sambung Ratna.

Selain itu, Ratna meminta maaf kepada emak-emak yang sepemikiran dengannya. "Saya juga minta maaf kepada ibu-ibu, emak-emak yang selalu menyebut nama saya di dalam perjuangannya. Aku tahu kalian kecewa, tapi begitulah hidup kita lihat, bukan bagaimana Anda melihat aku, tapi bagaimana kita melihat rakyat," ujar Ratna. (dhn/nkn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads