Wakepsek Korupsi, Siswa SMU Makassar Mogok Belajar 3 Hari
Kamis, 18 Agu 2005 09:50 WIB
Makassar - Mogok tidak hanya milik para pegawai BUMN. Para pelajar pun menilai mogok adalah sarana terefisien agar tuntutan mereka dikabulkan. Mogok belajar ini misalnya diaplikasikan oleh 400-an siswa SMUN 18 Makassar, Sulsel.Mogok para siswa abu-abu putih itu telah memasuki hari ketiga, Kamis (18/8/2005). Mereka mulai mogok Senin, 15 Agustus silam. Tuntutannya, meminta agar Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) Aspari mundur karena dinilai terlibat korupsi.Gara-gara aksi siswa ini, sekolah yang beralamat di Jl Manggan III ini pun tidak ada aktivitas belajar mengajar. Para siswa sibuk memindahkan semua bangku dan kursinya ke tengah lapangan. Mereka juga mendirikan tenda untuk menginap di sekolah itu jika aspirasi mereka di-cuekin/I>. Sebagian kelas juga mereka gembok.Para siswa menuduh Aspari menilep dana OSIS, Pramuka dan PMR yang jumlahnya Rp 21 juta. Aspari juga dinilai tidak transpran dalam mengelola dana itu sehingga keberadaan duit siswa itu entah ada di mana.Para siswa yang mulai berdemo pukul 08.00 Wita itu juga menuduh Aspari terlalu serakah karena dia memiliki empat jabatan di sekolah. Selain Wakepsek, Aspari memiliki jabatan lainnya termasuk menangani urusan kesiswaan.Di tengah lapangan sekolah itu, para siswa juga sibuk membakari ban-ban bekas dan menenteng puluhan poster. Poster itu berisi desakan agar Aspari mundur. Pada pukul 09.00 Wita, aksi para pelajar diwarnai pemukulan oleh alumni sekolah kepada seorang pelajar. Dan agar aksi mogok ini tidak berkelanjutan, saat ini perwakilan siswa dan para guru tengah bernegosiasi membicarakan hal itu. Sementara ratusan siswa tetap berada di tengah lapangan sehingga suasana cukup berisik. Tidak ada pengamanan polisi dalam aksi ini.
(nrl/)











































