Acara tersebut digelar di restoran Bumi Aki, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/10/2018). Sandiaga nampak mengenakan kemeja warna biru yang bertuliskan Sandi Uno.
Sandiaga awalnya bicara tentang usia produtif di Tanah Air. Sandiaga menyebut pada tahun 2018 ini jumlah usia produktif jauh lebih besar daripada usia tidak produktif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandiaga kemudian menekankan soal lapangan kerja. Menurutnya, dengan jumlah usia produktif yang tinggi, lapangan pekerjaan harus dibuka seluas-luasnya.
"Di tahun 2018 ini jumlah usia produktif jauh lebih besar daripada usia tidak produktif. Saya ingin mengingatkan, kesempatan tidak datang dua kali. Jadi, kita harus buka lapangan kerja seluas-luasnya," kata Sandiaga di lokasi.
Setelah itu Sandiaga baru menyinggung perihal angka pengangguran. Eks Wagub DKI Jakarta menyebut angka pengangguran lulusan SMK memprihatinkan.
"Karena kenapa? Jumlah pengangguran sendiri banyak, termasuk dari SMK juga. Justru pengangguran dari SMK ini yang prihatin," terang Sandiaga.
Karena itu, menurutnya, selain dibekali keahlian, lulusan SMK juga harus difasilitisasi supaya bisa mendapatkan pekerjaan. "Makanya kita harus bikin pelatihan-pelatihan agar mereka (lulusan SMK) siap pakai dan bisa langsung ditempatkan di perusahaan-perusahaan," ujarnya.
Dalam acara bersama milenial ini, digelar juga kegiatan penggalangan dana untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan sekitarnya. Sandiaga juga sempat mengajak kaum milenial untuk berdonasi. (zak/rvk)











































