"Kita ingin berpadu pandang dengan apa yang menjadi gerakan di Indonesia sekarang, dalam pemahaman keislaman yaitu Islam wasathiyah, Islam moderat, Islam pertengahan, Islam yang toleransi dan bisa bekerja sama dengan yang lain," ujar Wakil Rektor III Unisba Asep Ramdan Hidayat usai menemui JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau Pak Wapres hadir kita juga ingin mendeklarasikan tentang ada semacam perhimpunan atau organisasi kesatuan universitas Islam di Asia atau di Asean," katanya.
Dalam pertemuan tersebut, JK memberi masukan, bahwa Islam harus tampil dalam kemajemukan dan dalam kedamaian. Perguruan tinggi memiliki dasar akademik untuk memberi pemahaman keislaman kepada generasi muda.
"Dengan pemahaman Islam yang rahmatan lil alamin dan bisa tampil di manapun dan dengan siapapun, memberikan kemaslahatan di dalam kehidupan," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unisba Edi Setiadi mengatakan pidato JK tersebut akan disampaikan dalam Milad ke-60 Unisba. "Di samping juga melaporkan perkembangan yang ada di universitas kami di Unisba, dan Alhamdulillah beliau insyaallah bersedia hadir pada tanggal 17 November 2018 dalam acara puncak ulang tahun Unisba ke-60," kata Edi. (nvl/dhn)










































