TNI Harap Distribusi BBM di Palu Lancar dan Tanpa Penghadangan

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Selasa, 02 Okt 2018 19:23 WIB
Truk tangki BBM Pertamina (Foto: dok. Pertamina)
Jakarta - TNI mengingatkan warga di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), agar tidak melakukan perbuatan kriminal, termasuk penjarahan BBM. Akan ada tindakan tegas bagi warga yang melanggar.

"Saya ingatkan segenap masyarakat, tidak ada lagi yang melakukan pencegatan atau perusakan, apalagi penyanderaan BBM," kata Kapendam XIII/Merdeka Kolonel M Tohir di Palu, Sulteng, Selasa (2/10/2018).


Dia memastikan akan ada tindakan tegas dari aparat bagi oknum yang menjarah dan menyandera tangki BBM atau SPBU.

"Kalau tindakan tegas, itu pasti," kata dia.


Tidak hanya itu, dia menyebut, bakal ada pembatasan pembagian BBM kepada masyarakat Palu. Hingga saat ini, telah masuk 46 ton BBM yang berada di Pertamina Bandara Sulteng.

"Harapan kita, BBM sudah benar bisa sampai di masyarakat. Karena itu, seluruh masyarakat dapat mendukung pendistribusian ini," terangnya.


"Jangan lagi ada penghadangan dan penjarahan tangki BBM di SPBU," tambah Tohir.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan kondisi Sulawesi Tengah sudah aman dan tertib. Ada sekitar 3.000 personel Polri dan TNI yang menjaga keamanan dan ketertiban. JK menegaskan penjarahan tidak diperbolehkan dalam kondisi apa pun.

"Masa boleh menjarah? Tidak, tidak boleh, apa pun (alasannya), dan itu sudah dibantah atau dijelaskan Bapak Mendagri bahwa tidak begitu (membolehkan warga sebebasnya mengambil bahan pokok di toko atau minimarket)," tutur JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (2/10). (fiq/jbr)