BNPB: 122 WNA Harus Dievakuasi ke Luar Palu dan Donggala

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 02 Okt 2018 18:29 WIB
Kepala Pusat Dana dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - BNPB menyebut sebanyak 122 warga negara asing harus dievakuasi ke luar wilayah Palu dan Donggala. Total 120 warga negara asing sudah teridentifikasi.

"Evakuasi warga negara asing Kemenlu pagi tadi sudah koordinasi. Tercatat 122 warga negara asing yang harus dievakuasi dari Palu dan Donggala. Dimana 120 sudah teridentifikasi, sudah dihubungi, diketahui nama dan posisi dimana," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat jumpa pers di Kominfo, Jl Medan Merdeka Barat, Selasa (2/10/2018).
Dari 122 warga negara asing di Palu dan Donggala, sebanyak dua orang belum bisa ditemukan. Kedua orang tersebut adalah satu WN Korea Selatan dan satu WN Belgia.

Sutopo mengatakan proses evakuasi terus berjalan. Ia mengatakan sebagian besar warga negara asing sudah dievakuasi ke luar Palu dan Donggala.
Namun ada pula dua warga Thailand yang tidak mau dievakuasi karena alasan pribadi. Oleh karenanya petugas BNPB tidak dapat memaksa WNA yang tak mau dievakuasi itu

"Sebagian besar saat ini warga negara asing sudah berada di luar wilayah Palu dan Donggala. Ada dua warga Thailand dari total 30 orang yang nggak mau dievakuasi yang karena alasan pribadi tetap ada di Donggala dan Palu. Kita nggak bisa maksa," ungkapnya.
Sebelumnya, BNPB mencatat ada 114 WNA berada di Palu dan Donggala saat terjadi gempa. WNA itu berasal dari Singapura, Belgia, Taiwan, Tiongkok, hingga Jerman. Dalam proses evakuasi ini BNPB berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan pihak kedubes WNA di Indonesia. (yld/jbr)