300 Bom Ledakkan Bangladesh
Kamis, 18 Agu 2005 06:19 WIB
Jakarta - Sekitar 300 bom berukuran kecil mengguncang Bangladesh. Akibat insiden ini, sedikitnya satu orang tewas dan 100 orang mengalami luka-luka.Seperti dikutip situs pemberitaan www.csmonitor.com, Rabu (17/8/2005), rangkaian ledakan bom tersebut terjadi di sepanjang jarak lintas Bangladesh.Bangladesh, sebuah negara di sebelah timur laut India, dikejutkan dengan tragedi ledakan berturut-turut itu. Peristiwa ini mengganggu ketenangan pemerintah, yang telah berusaha keras melawan perlawanan ketat dari serangan pemberontakan militer Islam.Bom-bom tersebut berhasil menghancurkan beberapa sasaran utama ledakan. Target utama ledakan adalah kantor-kantor pemerintahan, sarana angkutan bus, stasiun kereta api dan 63 unit pasar yang berada di 64 distrik negara bagian.Seperti diketahui, selain berbatasan dengan India, Bangladesh juga berbatasan dengan Myanmar di sebelah tenggara. Bangladesh merupakan negara dengan penduduk terpadat ke-8 di dunia setelah Rusia, sedangkan Indonesia menduduki peringkat ke-4. Luas Bangladesh kira-kira sebesar pulau Jawa, Madura dan Bali yang digabung menjadi satu.Polisi setempat menyimpulkan, bom-bom rakitan tangan tersebut dirancang bukan untuk membunuh. Tetapi meskipun demikian, serangan yang terjadi secara meluas itu, berhasil diledakkan dalam kurun waktu setengah jam.Ledakan yang terjadi secara serempak ini, menunjukkan adanya satu koordinasi yang tinggi dari para pelaku peledakkan. Tidak ada satu pihak pun yang merasa bertanggunggjawab atas terjadinya peristiwa ini. Tapi, telah ditemukan pamflet-pamflet di setiap sekitar lokasi ledakan. Pamflet tersebut berasal dari kelompok Islam bernama Jamaat Al-Mujahideen.
(ism/)











































