DetikNews
Selasa 02 Oktober 2018, 17:15 WIB

KPU Minta 2 Kubu Bersepakat, Timses Jokowi Setuju Kampanye Disetop

Elza Astari Retaduari - detikNews
KPU Minta 2 Kubu Bersepakat, Timses Jokowi Setuju Kampanye Disetop Foto: Koalisi Jokowi-Ma'ruf. (Andhika Prasetia/detikcom).
Jakarta - KPU meminta pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bersepakat soal penghentian kampanye di wilayah Sulawesi Tengah yang mengalami bencana. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menegaskan setuju dengan ide kampanye disetop itu.

"Prinsipnya TKN Jokowi-Ma'ruf sepakat untuk menghentikan tahapan kampanye baik itu permanen, maupun sementara. Terutama di daerah-daerah Gempa Sulteng," ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding saat dimintai konfirmasi, Selasa (2/10/2018).

Menurut Karding, hal tersebut sebagai komitmen Jokowi-Ma'ruf bersama tim untuk turut peduli dan menunjukkan keprihatinan terhadap korban gempa dan tsunami di Sulteng. Ia juga mengajak kubu rival untuk bergandengan tangan membantu dalam penanganan bencana ini.

"Bekerja sama, sama-sama bekerja, bergotong royong, membantu dan mendukung pemerintah untuk melakukan penanganan pasca-gempa," kata Karding.


"Kita harus segera menolong saudara-saudara kita yang ada di wilayah gempa karena mereka sekarang dalam keadaan lapar, dingin, tertekan secara psikis, dan hidup sangat tidak nyaman. Ini yang menjadi prioritas kita," lanjut politikus PKB itu.

Karding menegaskan, pihaknya setuju dengan ide penyetopan kampanye untuk menghormati korban gempa. Kubu Jokowi-Ma'ruf siap bila hal tersebut menjadi keputusan bersama.

KPU Minta 2 Kubu Bersepakat, Timses Jokowi Setuju Kampanye DisetopFoto: Abdul Kadir Karding (dok.pribadi)


"Dalam kondisi seperti hari ini, berkampanye pun tidak nyaman, bahkan saya kira lebih banyak mudaratnya, jadi saya kira kita tidak perlu kampanye di Palu, Sulteng," sebut Karding.

Anggota Komisi III DPR itu meminta KPU untuk mengkoordinir perihal ini. Karding memastikan timses Jokowi siap menjalankannya.

"KPU sebagai penyelenggara boleh mengambil langkah-langkah yang prinsipnya TKN Jokowi-Ma'ruf Amin sepakat," tutur dia.


Ide soal penyetopan kampanye karena gempa Sulteng ini berawal dari usulan Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hampir seluruh partai setuju dengan saran Presiden RI ke-6 itu.

KPU menegaskan, penghentian kampanye baru bisa dilakukan apabila ada kesepakatan para perserta pemilu. KPU mengapresiasi usulan tidak adanya kampanye di Donggala, Palu, dan sekitarnya tersebut.

"Betul (pemberhentian) tergantung kesepakatan peserta pemilu, tapi kan sekarang sudah ada kesepakatan mereka tidak kampanye di daerah bencana. Ini sesuatu yang berbeda, di daerah bencana tidak dilakukan kampanye dengan penghentian kampanye itu kan berbeda," ucap Komisioner KPU Wahyu Setiawan.




Tonton juga 'Golkar dan Gerindra Sepakat Tak Kampanye di Lokasi Gempa Sulteng':

[Gambas:Video 20detik]


(elz/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed