"Situasi sudah terkendali. Sudah banyak pasukan-pasukan dari luar. Brimob juga sudah masuk, maupun TNI. TNI sudah sudah hampir 3.000. Kemudian dari Polri nya hampir 1.500 dari luar. Otomatis dengan kekuatan-kekuatan itu, situasi jauh lebih terkendali," ujar Tito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tito menambahkan, polisi diinstruksikan untuk mengamankan pasokan BBM di Sulteng. Polisi juga mengamankan objek lainnya seperti bandara dan pelabuhan.
"Kami nomor satu pengamanan. Pengamanan BBM, pengamanan alat-alat berat, kemudian pengamanan pasukan keamanan, sentra ekonomi, SPBU, dan lain-lain. Kemudian jalur-jalur masuk menuju kota Palu, bandara, dan pelabuhan itu yang paling utama," jelasnya. (dkp/aan)











































