Perjuangan Kasim Selamatkan Keluarganya Saat Digulung Tsunami

Perjuangan Kasim Selamatkan Keluarganya Saat Digulung Tsunami

Trio Hamdani - detikNews
Selasa, 02 Okt 2018 15:58 WIB
Perjuangan Kasim Selamatkan Keluarganya Saat Digulung Tsunami
Foto: Warga antre di Bandara Palu (Trio-detik)
Palu - Gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah menewaskan banyak orang. Namun Nur Kasim (55) bersama sang istri berhasil menyelamatkan diri setelah terombang-ambing oleh tsunami yang menghantam daerahnya.

Mulanya, Kasim menceritakan bagaimana gelombang tsunami memporak-porandakan rumah dan warung miliknya. Tsunami menerjang Palu pada Jumat (28/9).

"Nah ini waktu kejadian Jumat, sore saya pas di Jalan Diponegoro itu warung saya habis semuanya. Waktu sekali itu tsunami pertama itu ndak begitu banyak. Kedua kali hanyut semua barang barang saya," kata dia kepada detikcom ditemui di Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu, Selasa (2/10/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Sesaat sebelum diterjang tsunami, Kasim buru-buru membawa anaknya keluar rumah dan mencari tempat perlindungan. Namun baru berlari satu meter dari warungnya, gelombang tsunami langsung menghantam dan memisahkan dia dengan anak serta istrinya.

"Itu waktu ada guncangan keras sekali, itu saya lepaskan anak saya sama istri 'cepat lari, cepat lari' saya juga lari. Setelah lari dalam jarak satu meter dari warung saya sudah kejatuhan gelombang besar saya ikut arus itu," sebutnya.



Saat hanyut terseret gelombang tsunami, Kasim menceritakan banyak puing-puing bangunan yang ikut hanyut dan mengenai tubuhnya. Bahkan tangannya patah karena terkena hantaman puing bangunan demi melindungi kepalanya.

"Ini patah ini (tangan saya). Jadi saya itu merasakan ada lebih di ketinggian air itu 4 meter. Itu sambil patahan patahan bangunan itu, itu saya takut ini sangat bahaya, mati hari ini saya ucaplah itu. Cuma saya menahan kepala saya (dengan tangan)," jelasnya.



Syukurnya, dia, anak beserta istrinya selamat dari terjangan tsunami karena ditolong oleh warga lain, walaupun dia sempat putus asa anak dan istrinya tidak selamat.

"Sebelum ketemu saya nyali saya sudah kecil karena saya melihat waktu balik itu begitu, kalau anak saya sama istri saya itu hanyut lah sudah karena dekat sama laut. Tapi Alhamdulillah setelah surut saya terus cari, saya teriak anak saya keluar dari atap (bangunan)," ungkapnya.

Kini Kasim dan keluarga sedang antre demi bisa naik pesawat untuk mengungsi ke kota yang lebih aman. Kasim bersyukur keluarganya masih bisa selamat.



Saksikan juga video 'Cerita Ayah Bertemu Anaknya yang Tertimpa Reruntuhan':

[Gambas:Video 20detik]

(rvk/asp)


Berita Terkait