Bantuan itu, diangkut bersama para relawan dan warga asal Palu yang tengah berada di Makassar sejak Sabtu lalu. Meski begitu, puluhan ton bantuan masih terus berdatangan hingga menumpuk di Lanud Hasanuddin dan masih dalam proses pendistribusian.
Selain bantuan, sebanyak 1.763 relawan dari berbagai organisasi kemanusiaan serta warga asal Palu juga sudah terangkut dari Lanud Hasanuddin ke Palu. Bahkan, penumpukan calon penumpang yang terjadi sehari sebelumnya, sudah tidak terlihat.
"Kalau jumlah total bantuan yang telah dikirim sejak sabtu sampai siang tadi itu sudah 28 ton lebih. Sementara penumpang, baik itu relawan maupun warga asal Palu sebanyak 1.763 orang. Nanti pasti bertambah sampai malam," kata Komandan Lanud Hasanuddin, Marsma Bowo Budiarto, Selasa (2/10/2018).
Sementara itu, gelombang evakuasi korban gempa yang diangkut menggunakan pesawat ke Lanud Hasanuddin, sudah mencapai 4.135 orang sejak Sabtu lalu. Korban yang hendak melanjutkan perjalanan ke daerah lain, ditampung di asrama haji maupun di Bandara Hasauddin. Sementara yang sakit, dirawat di beberapa rumah sakit di Makassar.
"Kalau korban yang kami evakuasi itu, sudah ada 4135 orang sejak sabtu. Mereka ada yang ditampung, ada juga yang langsung dijemput keluarganya. Nah bagi yang sakit, itu dirawat di beberapa Rumah Sakit di Makassar," lanjutnya.
Di Lanud Hasanuddin sendiri, menyiapkan 7 unit pesawat Hercules dan CN. Pesawat ini rata-rata terbang bolak-balik dari Palu ke Lanud Hasanuddin sebanyak 3 sampai 4 kali penerbangan. Pesawat itu juga ada yang diberangkatkan ke Jakarta mengangkut korban yang berasal dari wilayah Barat Indonesia.
Saksikan juga video 'Koki Loreng, Di Balik Sajian untuk Pengungsi di Palu':
(asp/asp)











































