"Betul, menurut informasi yang saya dapatkan dari media dan juga dari sumber-sumber informasi yang saya dapat dan bisa dipercaya, Mbak Ratna menjadi korban kekerasan," ujar anggota Badan Komunikasi Gerindra Andre Rosiade kepada detikcom, Selasa (2/10/2018).
Ratna merupakan jurkamnas Prabowo-Sandiaga. Gerindra merupakan partai pengusung pasangan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peristiwanya terjadi di Bandung. Untuk kasusnya seperti apa, kami tidak tahu, lebih baik ditanyakan langsung ke Mbak Ratna," kata Andre.
Koordinator ACTA Habiburokhman menyatakan pihaknya juga sudah mendapatkan informasi soal penganiayaan Ratna ini. Dia meminta timnya mengecek hal ini ke rumah Ratna di kawasan Jakarta Selatan.
"Hari ini tim ACTA ke kediaman Ratna untuk menanyakan duduk perkaranya," ujar Habiburokhman.
Pagi tadi detikcom meminta konfirmasi kepada Ratna mengenai kabar penganiayaan ini. Wanita di ujung telepon dari nomor seluler Ratna menjawab 'tidak' untuk setiap pertanyaan yang diajukan termasuk soal kabar penganiayaan.
Saksikan juga video 'Ditolak di Batam, Ratna Sarumpaet: Tanya Pak Jokowi':
(fjp/imk)











































