Sebuah koper pakaian berada digenggamannya. "Jagain mamamu," ujar Siddharta menirukan ucapan ayahnya saat menceritakan kisah tersebut pada detikX di Jakarta, Jumat lalu. Tanpa buang waktu perwira tinggi bekas Shodancho (komandan peleton) Pembela Tanah Air (PETA), Jakarta II itu menuju mobil pribadinya. Ia segera menuju Rumah Tahanan Militer di Jalan Budi Utomo.
"Ayah langsung menghadap komandan CPM yang bertugas dan bilang mau masuk," kata Siddharta. Jenderal Moersjid lalu dimasukkan dalam sel isolasi. Masuknya Moersjid dalam tahanan hanya dua hari menjelang ulang tahunnya ke-45 yang jatuh pada 10 Desember 1969. Istrinya bahkan baru saja berbelanja untuk persiapan acara syukuran.
Baca juga, DetikX : Para Jenderal yang Dipenjara Soeharto
Sebelum masuk RTM Budi Utomo, pagi harinya Moersjid dipanggil menghadap Jenderal Umar Wirahadikusumah di Markas Besar Angkatan Darat. Jenderal Umar sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat menyodorkan selembar surat. Moersjid membaca surat itu dengan hati-hati. Rupanya surat itu berisi berita acara penahanan dirinya. Jenderal Umar yang tak sabaran mengambil pulpen dari saku bajunya kemudian dilemparkan ke arah Moersjid. Tersinggung, Moersjid melempar pulpen itu kembali dan kena baju Umar. "Saat insiden itu ayah bilang, 'Umar, lu dimana saat teman-teman gue diculik?'" ujar putra Moersjid lainnya, Abdul Rasjid.
Meski nasibnya tak seburuk Mayor Jenderal Pranoto Reksosamodra, Jenderal Moersjid sempat mendekam empat tahun dalam tahanan RTM Budi Utomo dan RTM Nirbaya. Baik Jenderal Pranoto maupun Moersjid, juga beberapa jenderal dan perwira lain, dipenjara tanpa pernah diadili. Tak terang benar apa salah mereka. Padahal beberapa hari sebelum Gerakan 30 September menculik enam jenderal Angkatan Darat, Bung Karno sudah siap menunjuk Jenderal Moersjid, Deputi I Menpangad, sebagai Menteri Panglima Angkatan Darat menggantikan Jenderal Ahmad Yani. Rencananya Moersjid akan dilantik sebelum peringatan Hari ABRI pada 5 Oktober 1965.
Bagaimana cerita Jenderal Moersjid setelah peristiwa G30S, baca selengkapnya di DetikX, Jenderal Moersjid di antara Sukarno dan Soeharto
Saksikan juga video 'Melihat Lagi Aksi Amoroso Katamsi di Film G30S/PKI':
[Gambas:Video 20detik] (pal/sap)











































