Peringatan HUT ke-60 RI di Aceh Berlangsung Damai
Rabu, 17 Agu 2005 13:12 WIB
Banda Aceh - Baku tembak, teror dan intimidasi lenyap dari kota Serambi Mekah pascapenandatanganan Nota Kesepahaman RI-GAM pada 15 Agustus 2005."Sejak ditandatangani MoU RI-GAM hingga kini tidak ada letusan senjata dan keluhan masyarakat di seluruh Aceh. Semoga keadaan ini bisa terus berlanjut," kata Pangdam Iskandar Muda Mayjen Supiadin AS usai upacara peringatan HUT ke-60 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Rabu (17/8/2005).Upacara yang diikuti 1.000 orang berlangsung tertib. Selain dihadiri unsur Muspida NAD terlihat hadir Ketua Aceh Monitoring Mission (AMM) Pieter Feith. Menurut Supiadin, jika anggota GAM menyerah secara baik-baik maka RI juga akan menerima mereka secara baik-baik.Menyinggung pola keamanan pasca 15 Agustus, diakui Supiadin, TNI/Polri tetap melakukan pengamanan ke desa-desa. "Mudah mudahan tidak ada laporan yang aneh-aneh," ujarnya.Sementara di beberapa lokasi di seputar Banda Aceh, warga terlihat sudah bersiap-siap menggelar sejumlah perlombaan dalam rangka memperingati HUT RI.
(aan/)











































