Peringatan HUT Kemerdekaan di Surabaya Diwarnai Demo
Rabu, 17 Agu 2005 13:20 WIB
Surabaya -
Merasa belum merdeka, 35 orang dari kelompok yang menamakan Persatuan Rakyat untuk Kemerdekaan menggelar aksi di Bundaran Jalan Pemuda, Surabaya. Mereka memprotes berbagai kebijakan pemerintah selama 60 tahun yang dinilai masih bergaya penjajah. Aksi dilakukan berdekatan dengan lokasi upacara HUT Kemerdekaan ke 60 RI Pemda Jawa Timur di Grahadi, Surabaya, Rabu (17/8/2005). Peserta aksi sempat berusaha mendekati tempat upacara, namun dihadang oleh aparat kepolisian.Dalam aksi ini, mereka longmarch sekitar 500 meter dari Monumen Kapal, Jalan Pemuda. Mereka juga membawa bendera setengah tiang, mengenakan ikat kepala bertuliskan "Indonesia belum merdeka" dan spanduk bertuliskan " 60 tahun Indonesia dijajah. SBY-Kalla penjajah rakyat". Setelah diblokade polisi, mereka melakukan orasi. Beberapa tuntutan disampaikan, antara lain menolak PHK terhadap para buruh dan menolak kenaikan BBM. Aksi bubar setelah acara detik-detik proklamasi yang dipimpin Gubernur Jawa Timur Imam Utomo selesai.Kegiatan warga Surabaya saat detik-detik proklamasi berjalan seperti biasa. Anjuran Pemkot Surabaya agar warga mengheningkan cipta pada pukul 10.00 WIB tak diindahkan. Mereka tetap saja berlalulalang mengendarai kendaraan bermotor dan melakukan aktivitas seperti biasa.
(jon/)










































