Bantuan tersebut dikirim pada Minggu (30/9) kemarin dari Polwalo Mandar, Sulawesi Barat. Bantuan selanjutnya akan dikirim pada Rabu (3/10) mendatang.
"Bantuan bahan makanan seperti mi instan, beras, telur, hingga pakaian oleh para relawan sudah disalurkan ke Palu pada Minggu malam kemarin. Bantuan berangkat dari Polwali Mandar, Sulawesi Barat pada Minggu dini hari," kata koordinator DPP PPP untuk wilayah Sulawesi Sahbuddin M Sanusi dalam keterangan tertulis, Senin (1/10/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sahbuddin, saat ini pihaknya sedang menghimpun bantuan di posko yang terletak di Polwali Mandar untuk disalurkan kembali. Sejumlah anggota DPRD PPP, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Sulbar, menyalurkan bantuan mereka melalui posko tersebut.
"Kebutuhan yang mendesak saat ini adalah bahan makanan, bukan uang bagi korban gempa dan tsunami di Palu. Sehingga kami membawa bantuan yang bisa langsung digunakan oleh para korban," kata Sahbuddin.
Ia juga mengaku tidak mudah untuk masuk ke daerah bencana apalagi saat ini muncul isu penjarahan di perbatasan menuju Palu dan Donggala. Beruntung bantuan PPP tidak sampai dijarah di jalan dan bisa langsung sampai ke lokasi.
"Ketika sudah sampai ke Palu, bahan bantuan langsung habis diserbu oleh para korban yang memang sangat membutuhkannya," ujar Sahbuddin.
Sahbuddin juga menambahkan saat ini di lokasi gempa maupun di wilayah lain yang berdekatan dengan Palu seperti di Sulbar muncul banyak berita hoax. Di antaranya berita tentang tsunami yang akan menerjang wilayah lain di Sulawesi, termasuk di pesisir Sulawesi Barat. (mul/ega)










































