Pengungsi Gempa Palu-Donggala 59.450 Orang, Terkumpul di 109 Lokasi

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Senin, 01 Okt 2018 18:22 WIB
Menko Polhukam Wiranto menggelar jumpa pers penanganan gempa Poso-Donggala. (Nur Azizah/detikcom)
Jakarta - Menko Polhukam Wiranto menyampaikan informasi terbaru soal penanganan korban gempa-tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Dia mengatakan saat ini tercatat ada 59 ribu lebih pengungsi yang merupakan korban gempa-tsunami.

"Pengungsi tercatat sekarang ini 59.450 yang terkumpul di 109 lokasi," ujar Wiranto di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Barat, Senin (1/10/2018).


Dia mengatakan ada banyak titik penampungan pengungsi karena memang tak ditentukan lokasi-lokasi yang bisa menjadi tempat mengungsi. Wiranto, yang sudah datang ke Palu, mengatakan pengungsi yang ada di sana termasuk golongan mampu.

Para korban memutuskan mengungsi karena trauma tinggal di dalam rumah.


"Saya kemarin melihat di kota itu ada banyak tempat pengumpulan pengungsi. Dan pengungsi ini yang punya duit, mereka ada mobil. Mobil mereka ada di sampingnya, gelar tenda di situ, kemudian tidur di situ. Mereka trauma tinggal di rumah, nggak mau tidur di bawah atap," tutur dia.

Informasi terakhir, ada 844 korban tewas akibat gempa-tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala pada Jumat (28/9) sore lalu. Pemerintah sudah membuka diri untuk menerima bantuan dari luar negeri.


Wiranto menyebut ada 18 negara yang menawarkan bantuan akibat bencana alam ini. Keinginan negara lain untuk berpartisipasi ini tak dapat ditolak. Dia mengatakan Indonesia sebelumnya juga pernah membantu negara lain yang terdampak bencana. (jbr/hri)