"Kami sudah mobilisasi ke Sulteng sebanyak 6 unit, dari 6 unit mobil itu, 1 unit saja bisa memasak 2.000 nasi bungkus. Sekali masak satu unit mobil bisa 2.000 nasi bungkus. Jadi kalau 3 kali masak sehari bisa 6 ribu nasi bungkus, itu dari satu unit. Kalau 6 unit mobil kira-kira ada 36 ribu nasi bungkus," ujar Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (1/10/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"In operationnya mungkin malam ini sudah bisa. Karena banyak hal yang harus kita inikan sebelum operasi, misalnya gas tabung sebelum masak, bensin kendaraan, kemudian ketersediaan bahan untuk masak, masak sayur mayurnya harus ada bahan-bahannya. Itu kan harus belanja. Belanja yang masif," katanya.
Agus juga mengatakan, ada lima titik utama yang menjadi prioritas utama di Palu. Yakni, di daerah Balaroa, Pantai Talise, Desa Petobo, di daerah Pantola dan di wilayah hotel Roa-roa.
"Jadi sudah saya perintahkan semua unit mobil masuk ke lima wilayah itu daerah prioritas," ujar Agus.
Kendati demikian, kata Agus, ada kendala dalam pengoperasian dumlap. Salah satunya, terkait kendala mencairkan cek untuk belanja sayur mayur.
"Laporan dari teman-teman kemensos masih ada kendala untuk mencairkan cek. Sehingga belanja-belanja masih jadi kendala karena bank di sana masih lumpuh. Tapi malam ini Insyaallah sudah bisa operasional," pungkasnya. (mae/rvk)











































