Kepala Anggota Polair Tertembus Peluru, Diduga Bunuh Diri

Kepala Anggota Polair Tertembus Peluru, Diduga Bunuh Diri

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 01 Okt 2018 18:14 WIB
Kepala Anggota Polair Tertembus Peluru, Diduga Bunuh Diri
Ilustrasi (dok.detikcom)
Palembang - Seorang anggota Polairud di Polda Sumatera Selatan Brigadir A tewas setelah menembak kepala sendiri. A dikabarkan tewas setelah peluru senjata laras panjang menembus kepalanya.

Informasi yang dihimpun, diduga Brigadir A mengakhiri hidup saat bertugas di Pos Sandar, Pulau Rimau, Banyuasin. Dia mengakhiri hidup dengan menembakkan senapan serbu SS1 V5 di bagian kepala.

Terlihat Brigadir A tiba di RS Bayangkara diantar langsung oleh kerabat dan medis dari Pulau Rimau. Darah segar mengalir di balutan perban putih di kepala Brigadir A.

"Kepalanya tembus ditembak, sepertinya sudah meninggal saat dalam perjalanan tadi. Karena di atas ketek (perahu) sudah tidak bergerak," kata Rita, salah seorang bidan desa, saat mengantar Brigadir A ke RS Bhayangkara, Senin (1/10/2018).

Suasana haru menyelimuti kamar mayat RS Bhayangkara, tetapi tak ada satu pun pihak keluarga yang berkomentar terkait tewasnya Brigadir A. Begitu pun dokter dan rekan korban yang hadir.

Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Imam saat dimintai konfirmasi membenarkan kabar tewasnya Brigadir A, yang bertugas di Dit Polairud Polda Sumsel.

"Benar ada yang meninggal, tapi ini kena musibah. Ini masih ditelusuri (penyebab) apakah karena itu atau tidak (bunuh diri)," kata Imam.

Selain menelusuri penyebab tewasnya A, Dit Polairud turut membenarkan Brigadir A tewas saat bertugas di Pos Sandar, Pulau Rimau. Namun belum diketahui penyebab Brigadir A nekat mengakhiri hidup.

"Iya sedang tugas, kami telusuri dulu ini. Senjata sudah diamankan," tutup Imam. (ras/asp)


Berita Terkait