KPU Tegaskan Kampanye Tak Bisa Disetop Meski Ada Gempa Sulteng

KPU Tegaskan Kampanye Tak Bisa Disetop Meski Ada Gempa Sulteng

Dwi Andayani - detikNews
Senin, 01 Okt 2018 16:20 WIB
KPU Tegaskan Kampanye Tak Bisa Disetop Meski Ada Gempa Sulteng
Foto: Muhammad Taufiqqurrahman/detikcom
Jakarta - KPU diminta menghentikan kampanye Pemilu 2019 di Sulawesi Tengah karena adanya gempa dan tsunami di Palu-Donggala. KPU mengatakan hal tersebut tidak bisa dilakukan.

"Tidak mungkin kita hentikan tahapan kegiatan kampanye," ujar Komisioner KPU Wahyu Setiawan di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).

Wahyu mengatakan tahapan kampanye berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan undang-undang. Jadi, menurutnya, KPU tidak dapat menghentikan atau mengubah jadwal tersebut.



"Sebagaimana aturannya kan masa kampanye itu diawali sejak tiga hari setelah penetapan DCT, sampai dengan 13 April 2019. Jadi jelas, itu bunyi undang-undangnya," kata Wahyu.

"Jadi kalau kemudian KPU diminta untuk menghentikan kegiatan tahapan kampanye, itu hal yang tidak mungkin," sambungnya.

Namun dia mengatakan KPU memahami pendapat dan masukan yang diberikan oleh berbagai pihak. Menurutnya, salah satu cara yang bisa dilakukan terkait dengan penanganan bencana, yaitu dengan pendekatan kemanusiaan.

"Tapi kita bisa pahami pendapat-pendapat dari Mendagri, Pak SBY, dan tokoh-tokoh lain, yang intinya adalah pendekatan yang digunakan saat menangani bencana di Sulteng sebaiknya pakai pendekatan kemanusiaan," ujarnya.

Wahyu juga mengatakan KPU tidak bisa menghentikan tahapan kampanye meski hanya di satu daerah.

"Ya karena tahapan pemilu itu kan udah ada dalam UU 7 Tahun 2017 sehingga tidak memungkinkan kami buat hentikan kampanye di daerah daerah tertentu."

Permintaan penghentian ini disampaikan oleh Mendagri Tjahjo Kumolo. Tjahjo meminta KPU menghentikan kampanye pemilu di Sulteng selama dilanda bencana. Namun belum dipastikan apakah pelaksanaan pemilu serentak di Sulteng pada 17 April 2019 ditunda atau tidak.

"Yang penting saya mohon pada KPU jangan ada kampanye dulu. Setop. Mari kita empati pada warga yang kena musibah sambil lihat tahap yang berikutnya," ujarnya.



Tjahjo juga mengimbau tidak ada kampanye Pilpres 2019 di lokasi terdampak gempa untuk sementara waktu. Ia ingin upaya penanganan gempa lebih diutamakan.

Selain Tjahjo, Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan saran kepada elite politik di tengah bencana gempa bumi di Sulawesi Tengah. SBY mengimbau agar kampanye Pilpres 2019 dihentikan sementara.



Saksikan juga video 'OSO Anggap Permintaan SBY Hentikan Kampanye Sarat Kepentingan':

[Gambas:Video 20detik]

(dwia/nkn)


Berita Terkait