DetikNews
Senin 01 Oktober 2018, 15:05 WIB

ACT Beri Bantuan Logistik hingga Media Center di Sulteng

Zunita Putri - detikNews
ACT Beri Bantuan Logistik hingga Media Center di Sulteng Foto: ACT jumpa pers untuk pemberian bantuan (Zunita-detik)
Jakarta - Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan memberikan bantuan berupa logistik berupa beras dan makanan siap saji untuk korban gempa. Rencananya, 5.000 ton beras setiap minggunya akan dikirimkan ACT untuk korban tsunami di Palu dan Donggala.

"ACT insya Allah sampai seminggu ke depan kita akan drop 5.000 ton beras, selain logistik beras, tentu makanan siap saji juga. Dan juga obat-obatan medis, kemudian ada harus penguasaan teritorial bencana oleh karena itu kita memobilisasi volunter, kami perlu 1.000 relawan sampai seminggu ke depan, untuk kendalanya adalah nggak ada kendaraan, insya Allah kami juga akan charter pesawat non stop," ujar Presiden ACT Ahyudin saat konferensi pers di Menara 165, Jl. TB. Simatupang, Jakarta Selatan, (1/10/2018).



Ahyudin menjelaskan tahapan awal yang dilakukan ACT untuk memberikan bantuan kepada korban gempa adalah memobilisasi logistik, alat kesehatan, dan juga evakuasi korban yang tertimpa bangunan reruntuhan. Dia menyebut saat ini 253 relawan ACT yang sudah turun ke kota Palu dan Donggala itu tengah membantu evakuasi jenazah korban tsunami.

"Tim ACT di sana spesial semuanya rescue. Saya kira 253 yang dikirim di sana semuanya rescue, sebagian baru baut dapur umum, mudah-mudahan perbaikan jembatan akan cepat," imbuhnya.

Selain memberikan bantuan logiatik, ACT juga menyiapkan media center di tiga titik untuk meng-update informasi mengenai korban tsunami tersebut. Media center ada di tiga daerah yaitu, Jakarta, Palu, dan Donggala. Hal ini dilakukan untuk menangkal berita hoax dan juga membantu para pewarta dan masyarakat yang berada di lokasi tsunami.

"Divisi komunikasi ACT melaksanakan beberapa layanan untuk buka akses komunikasi untuk wilayah sasaran. Khusus media center kita buka di Palu, Donggala dan Jakarta," tutur Vice President Komunikasi ACT, Iqbal Setyarso.



"Kesulitan komuikasi yang menimpa pekerja media akan disiapkan di media center untuk pekerja media yang ada di Kota Palu sendiri. Kita akan dibantu dengan Telkom sarana satelit, sehingga dari sana akan diinfokan keluar, jadi pusat informasi itu akan kita sediakanan untuk pekerja media yang ada di Palu dan Donggala," sambung Iqbal.

Iqbal menjelaskan, dengan disediakannya media center dengan fasilitas satelit tersebut, diharapkan tidak ada lagu berita hoax mengenai korban tsunami. Dan juga para pewarta bisa mudah memberikan informasi kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan yang ada di pekerja lapangan dan satelit kami yang terdekat dengan Gorontalo bisa membantu menyambungkan informasi yang kita peroleh. Mudah-mudahan komunikasi yang kolaps bisa kita fungsikan kembali dengan bantuan ini. Selama komunikasi dari pemerintah belum berfungsi bisa menggunakan satelit yang kita sediakan," jelasnya.

Dalam konferensi pers ini, juga ada pemberian donasi dari sejumlah perusahaan yang menyalurkan donasi kemanusiaan dengan total Rp 6 miliar.



Saksikan juga video 'Duka Tsunami Palu, Glenn Fredly Sumbangkan Pendapatan Konser':

[Gambas:Video 20detik]


(zap/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed