Ketua PBNU: NU Punya Tanggung Jawab Moral Sukseskan Ma'ruf Amin

Ketua PBNU: NU Punya Tanggung Jawab Moral Sukseskan Ma'ruf Amin

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Senin, 01 Okt 2018 09:54 WIB
Foto: Ma'ruf Amin (Lamhot Aritonang)
Jakarta - Baik kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengklaim dekat dengan Nahdlatul Ulama (NU). Ada di posisi mana, NU?

"PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) itu bukan parpol atau lebih tepatnya NU itu buka parpol tetapi sudah pasti NU tidak alergi politik. Politik yang dikawal oleh NU adalah politik kebangsaan, politik kenegaraan, memastikan bahwa negara Indonesia ini berjalan sesuai dengan amanat pendiriannya, Pancasila, konstitusi, NKRI," ujar Ketua Bidang Hukum HAM dan Perundang-undangan PBNU, Robikin Emhas, Senin (1/10/2018).


Ketua PBNU: NU Punya Tanggung Jawab Moral Sukseskan Ma'ruf AminFoto: Robikin Emhas (Ari Saputra/detikcom)

Robikin lantas berbicara soal Kiai Ma'ruf Amin yang merupakan tokoh sentral di NU. Karena itu, dia menegaskan bahwa warga NU punya tanggung jawab moral memenangkan sang Rais Aam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Siapa pun juga tahu KH Ma'ruf Amin adalah salah satu tokoh utama NU. Karena itu, maka warga NU nggak usah disuruh, nggak usah diperintah sudah merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mensukseskan beliau," ujar Robikin.


"Jadi sekali lagi organisasi NU beserta seluruh strukturnya di bawah memang tidak bisa menggunakan atribut organisasi kop surat, stempel, tidak, tetapi warga NU sebagaimana juga dijamin konstitusi itu punya hak politik dipilih dan memilih. Dalam rangka menjalankan hak politiknya, warga NU sudah merasa punya kewajiban moral untuk mensukseskan KH Ma'ruf," tegas dia.


Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut Prabowo Subianto punya hubungan baik dengan NU. Apa kata Robikin?

"Ya kita tidak bisa melarang pihak lain mengaku dekat dengan NU. Kami justru senang, merasa terhormat," sebut dia.



Saksikan juga video 'Usai Ijtimak Ulama II, Suara NU dan Nonmuslim untuk Jokowi Naik':

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/knv)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads