21 Sekolah di Aceh Jalin Persaudaraan dengan Sekolah DIY
Selasa, 16 Agu 2005 23:02 WIB
Yogyakarta - Tidak hanya nota kesepahaman perjanjian perdamaian antara RI dengan GAM saja yang ditandatangani. Sebanyak 21 sekolah di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) menjalin hubungan persaudaraan dengan 17 sekolah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tujuannya untuk menumbuhkan budaya damai dan bangkit kembali dunia pendidikan pasca tsunami. Pertalian persaudaraan antara 21 sekolah yang terdiri dari 8 sekolah dari Kabupaten Aceh Besar dan 13 dari Aceh Jaya dengan 17 sekolah di DIY itu terajut dalam program 'sekolah bersaudara' atau sister-school.Acara penandatanganan itu dilakukan di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Kampus Terpadu Ringroad Selatan Yogyakarta, Selasa (16/8/2005) pukul 21.00 WIB yang diprakarsai oleh LSM Pendidikan Untuk Aceh dan Sumut (PUAS)."Malam ini kita menandatangani pertalian persaudaraan antar sekolah yang diharapkan dapat menjadi awal perdamaian sejati di NAD," kata Ketua Program PUAS Prof Dr Bambang Pranowo saat memberikan sambutan.Menurut Bambang, salah satu tujuan program sister-school ini adalah untuk menumbuhkan kembangkan budaya damai dan demokrasi di masing-masing sekolah. Di masa depan dampaknya akan terasa bermanfaat bagi pendidikan di kedua belah daerah baik Aceh maupun DIY.Program yang telah disepakati di antaranya pertukaran murid dan guru antar sekolah. Selain itu, para murid akan didorong untuk bertukar cerita dan pengalaman melalui program bersurat. Melalui program ini, murid-murid akan mendapat motivasi untuk menulis dan belajar tentang kehidupan dari para sahabat mereka."Program kerjasama ini lebih konkrit untuk membangun kembali Aceh khususnya pendidikan. Hanya lewat GAM, Aceh akan maju yakni lewat Gerakan Aceh Maju atau Makmur," kata Bambang menutup pidato sambutannya.Di tempat yang sama, Ahmad Baedowi dari Indonesian Institute for Society Empowrment (INSEP) menambahkan, program sister-school ini direncanakan akan berlangsung selama tiga tahun. Program ini meliputi pertukaran guru dan sekolah mulai SD, SMP dan SMU maupun Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah.
(atq/)











































