"Korban tercatat sekarang lebih dari 400 dan korban itu kebanyakan justru korban tsunami. Karena pada saat tsunami terjadi sedang ada satu gladi bersih untuk memperingati ulang tahun kota Palu sehngga korban cukup banyak pada saat gladi bersih itu," tutur Wiranto, saat yang dilansir Twitter @PolhukamRI, Minggu (30/9/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menko Polhukam meminta agar jenazah para korban segera dimakamkan setelah dapat diidentifikasi. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan penyakit di kemudian hari karena jumlah korban cukup banyak," ucapnya.
Selain itu yang menjdi prioritas utama dalam tanggap darurat ini yaitu pemulihan PLN. Wiranto mengatakan, dari 7 gardu induk yang ada hanya 2 gardu yang bisa difungsikan.
"Saya mendesak PLN utuk segera memulihkan karena jika itu sudah pulih maka aktivitas bisa kembali lancar," ungkapnya.
(rvk/asp)










































