Habib Rizieq Doa untuk Korban Gempa-Tsunami di Palu dan Donggala

Faiq Hidayat - detikNews
Minggu, 30 Sep 2018 00:33 WIB
Habib Rizieq Syihab (Foto: dok. detikcom)
Jakarta - Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab yang berada di Arab Saudi mendoakan korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Habib Rizieq juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap para korban gempa.

"Sebagaimana kita ketahui saat ini sedang terjadi adanya musibah setelah gempa di Lombok, kali ini ada gempa tsunami di Sulawesi Tengah, Palu, Donggala dan Mamuju yang telah menyebabkan jatuhnya korban. Oleh karena itu saya mengajak dan menyerukan kepada umat Islam seluruh anak bangsa ayo kita peduli, duka mereka adalah duka kita, susah mereka adalah susah kita," ujar Rizieq lewat rekaman suara yang diputar dalam acara yang digelar di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (29/9/2018).


"Tidak boleh kita berpangku tangan berdiam diri dari penderitaan saudara kita seiman seakidah serta sebangsa setanah air. Sesungguhnya orang iman bersaudara," imbuh dia.

Rizieq juga meminta masyarakat untuk memberikan bantuan bagi para korban gempa. Sebab, para korban membutuhkan bantuan masyarakat.


"Maka kita serukan semua jangan berpangku tangan. Ayo sama-sama beri bantuan apa saja, doa tenaga ilmu harta benda, untuk saudara kita yang menjadi gempa tsunami di Sulawesi Tengah dan Lombok. Untuk itu saya serukan semua malam ini munajat pada Allah berdoa, mohon doa pada Allah, mohon ampunan dan pertolongan pada Allah," ujar dia.

Selain itu, ia meminta masyarakat untuk berdoa untuk bangsa Indonesia agar aman dan adil.


"Saya mengajak semua untuk tetap merapatkan barisan menyatukan potensi menyongsong kemenangan. Semoga Allah akan memberikan kemenangan pada kita dan kita mohon pada Allah mengampuni dosa kita dan menjadikan negara kita menjadi aman, adil dan Indonesia yang berkah, amin," tutur Rizieq.

Seperti diketahui, sebanyak 384 orang meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Palu. Korban diperkirakan masih akan terus bertambah. Sebab, petugas belum bisa mendata korban di Donggala. Selain itu, Kabasarnas Marsdya M Syaugi menyebut ada banyak korban di wilayah Sigi.


Gempa magnitudo 7,4 terjadi pada Jumat (28/9) sore kemarin. Gempa itu kemudian memicu gelombang tsunami di Donggala dan Palu. Setelah gempa tersebut, terjadi 131 gempa susulan hingga sore tadi. Namun, BNPB menyatakan intensitas gempa susulan sudah menurun. (fai/jbr)