Tolak Intervensi Asing, HTI Demo Konjen AS Surabaya
Selasa, 16 Agu 2005 15:05 WIB
Surabaya - Perundingan perjanjian damai RI-GAM yang melibatkan pihak asing dikecam. Sekitar 300 anggota dan simpatisan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan aksi protes atas keterlibatan negara asing dalam menyelesaikan kasus Aceh, Maluku dan Papua.Aksi ratusan massa HTI ini memenuhi satu jalur ruas jalan di depan kantor Konsulat Jenderal AS di Jalan Sutomo, Surabaya, Selasa (16/8/2005). Aparat kepolisian menutup jalan, karena jalur tersebut tak dapat dilalui kendaraan.Aksi damai ini dimulai dari Taman Bonggol, Jalan Raya Darmo. Setelah berkumpul, dengan berjalan kaki mereka menuju Konjen AS yang berjarak sekitar 1 km.Sampai di depan Konjen AS, peserta aksi meneriakkan yel-yel menolak intervensi asing. Melalui pengeras suara, HTI mendesak pemerintah untuk bertindak hati-hati menghadapi provokasi negara asing , AS, Inggris, dan Uni Eropa, terkait penyelesaian kasus Aceh, Maluku, maupun Papua.Selain melakukan berbagai orasi, massa juga membentangkan berbagai spanduk. Antara lain bertuliskan, "Selamatkan keutuhan NKRI dari skenario negara-negara penjajah", "Usir AS, Uni Eropa dari Aceh dan Papua", "Selamatkan Indonesia, ganyang imperialisme" dan "Kita belum merdeka, waspadai neo imperialisme".Aksi ini dipicu hasil perundingan RI-GAM di Helsinki dan pernyataan dua anggota Kongres AS yang mempertanyakan keabsahan Papua. Dalam aksi ini, mereka membawa atribut bendera HTI, spanduk dan poster-poster. Sekitar 250 petugas kepolisian tampak mengamankan lokasi aksi.
(jon/)











































