Pertamina Siagakan Alternatif Pasokan BBM dan LPG di Sulteng

Pertamina Siagakan Alternatif Pasokan BBM dan LPG di Sulteng

Muhammad Idris - detikNews
Sabtu, 29 Sep 2018 10:26 WIB
Pertamina Siagakan Alternatif Pasokan BBM dan LPG di Sulteng
Foto: ANTARA FOTO/BNPB
Palu - Pasca gempa bermagnitudo 7,7 SR di Donggala yang diikuti tsunami dan beberapa gempa susulan, turut berdampak pada operasi Pertamina MOR VII Sulawesi di wilayah Palu dan sekitarnya. Berdasarkan informasi, diketahui bahwa Terminal BBM Donggala mengalami kerusakan akibat gempa dan tsunami.

Beberapa sarfas (sarana dan fasilitas) seperti trestle (akses dari dermaga menuju TBBM) dan filling shed (tempat pengisian mobil tangki) mengalami kerusakan sehingga tidak dapat dilakukan kegiatan penyaluran BBM. Akses jalan dari TBBM ke Palu dan Sulawesi Barat pun tidak dapat dilewati dikarenakan longsor dan kerusakan jalan.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII M. Roby Hervindo menjelaskan, sebanyak 3 dari 5 SPBBE terdampak bencana hingga tidak dapat beroperasi. Sedangkan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Mutiara kondisinya aman tidak terdampak signifikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk pelayanan masyarakat melalui SPBU saat ini masih didata berapa yang masih bisa beroperasi. Nantinya penyaluran akan dipusatkan di SPBU-SPBU tersebut. Secara umum stok BBM dan LPG masih dalam kondisi aman," ujar Roby dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/9/2018).


Tim Puskodal Pertamina MOR VII telah menyiapkan rencana alternatif RAE (Regular, Alternative, Emergency) untuk mengamankan pasokan energi ke Palu dan sekitarnya.

"Untuk penyaluran BBM, rencana alternatif suplai akan dilakukan melalui beberapa TBBM yakni TBBM Poso, TBBM Moutong, TBBM Toli-Toli, dan TBBM Pare-Pare menyesuaikan kondisi jalur darat yang paling memungkinkan," jelas Roby.

Untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar industri, diutamakan suplai kepada PLN, TNI, dan Polri. Alternatif suplai akan disalurkan melalui TBBM Poso, Moutong, Toli-Toli, dan Pare-Pare.

Untuk elpiji, alternatif suplai ke Palu rencananya dilakukan melalui SPPEK Tri Ariesta dari Gorontalo, juga dari Depot LPG Makassar dan Terminal LPG Bosowa. Selain itu telah disiagakan SPPBE alternatif yakni PT Mitra Utama, PT Nubuwwa Saltika, PT Pare Elpiji, dan PT Permata Alam Sulawesi serta pengiriman 150 tabung LPG 50 Kg dari SPPBE Makassar.


Sedangkan untuk avtur, rencana dilakukan alih suplai ke DPPU Mutiara melalui TBBM Makassar, TBBM Gorontalo dan TBBM Luwuk. Penyaluran rencananya dilakukan melalui bridger (mobil tangki avtur), dengan memperhatikan kondisi akses jalan.

Selain melakukan upaya alternatif penyaluran energi ke wilayah Sulawesi Tengah, Pertamina akan memberangkatkan tim relawan yang membawa bantuan logistik dan medis.

"Siang ini kami akan memberangkatkan beberapa tim relawan dari Makassar, Poso, dan Gorontalo untuk membantu korban, termasuk pekerja, keluarga dan operasional Pertamina. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk membantu penanganan korban dan sarfas pascagempa," ujar Roby.


Simak Juga 'Mengenal Sesar Palu Koro, Pemicu Gempa dan Tsunami di Sulteng':

[Gambas:Video 20detik]

(idr/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads